Suara.com - Manchester United menciptakan catatan miris setelah takluk dari West Ham United dalam laga pekan ke-18 Liga Inggris atau Premier League 2023-2024, Sabtu (23/12/2023) malam WIB.
Catatan minor yang terus dibuat Manchester United musim ini semakin mendekatkan mereka dengan statistik saat kali terdegradasi pada musim 1930-31.
Manchester United dipermalukan West Ham di Stadion London dengan skor 0-2. Gawang Andre Onana dirobek Jarrod Bowen dan Mohammed Kudus pada babak kedua.
Setan Merah mendominasi dalam hal penguasaan bola tetapi gagal menciptakan peluang bersih untuk mencetak gol.
Menyitat Opta, hasil ini membuat Manchester United telah menelan 13 kekalahan di semua kompetisi sebelum natal.
Catatan itu begitu buruk dan cuma terpaut tiga kekalahan pada 1930-31 ketika mereka terdegradasi di akhir musim usai menelan 16 kekalahan sebelum natal.
Selain itu, Erik ten Hag juga membawa Manchester United mencatatkan rekor buruk di mana untuk kali pertama dalam 31 tahun mereka gagal mencetak gol dalam empat laga beruntun di lintas kompetisi.
Kekalahan ini membuat Manchester United turut ke peringkat delapan. Scott McTominay dan kawan-kawan baru mengoleksi 28 poin dari 18 pertandingan.
Sementara West Ham naik dua peringkat ke peringkat enam dengan koleksi 30 poon dari 18 pertandingan.
Baca Juga: Manchester City, Quintuple dan Sejarah Baru Sepak Bola Inggris
2 Catatan Miris Manchester United usai Dibungkam West Ham United
Manchester United telah kalah dalam 13 pertandingan di semua kompetisi musim ini - hanya pada musim 1930-31 (16) mereka pernah kalah lebih banyak sebelum Natal dalam satu musim di mana mereka finis terbawah klasemen saat itu.
Manchester United menjalani empat pertandingan berturut-turut tanpa mencetak gol di semua kompetisi untuk pertama kalinya sejak November 1992 di bawah asuhan Alex Ferguson.
Berita Terkait
-
Hasil Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang West Ham, Dibungkam 0-2
-
Gelandang Andalan Pulih, Ten Hag Semringah Jelang West Ham vs Manchester United
-
Kesampingkan Rekor Mentereng, Klopp Sanjung Arsenal Jelang Hadapi Liverpool di Anfield
-
Tottenham vs Everton: Ange Waspadai The Toffees yang Menggila Pasca Dibantai MU
-
Arsenal Bertekad Pertahankan Puncak Klasemen, Kemenangan Harga Mati di Markas Liverpool
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat