Suara.com - Timnas Indonesia tidak luput dari kekalahan yang pahit, terutama dalam pertemuan dengan Irak.
Artikel ini mencermati tiga kekalahan bersejarah dan menganalisis faktor-faktor di baliknya jelang pertemuan kedua tim di Piala Asia 2023.
Juli 1978: Turnamen Merdeka - Kekalahan 4-0
Irak membuktikan keunggulannya dalam turnamen ini, menang telak 4-0 atas timnas Indonesia.
Faktor seperti kualitas pemain, taktik yang kurang efektif, dan tekanan psikologis kemungkinan turut berperan.
26 November 1996: Laga Persahabatan - Kekalahan 4-0
Dalam laga persahabatan, timnas Indonesia kembali menyerah 4-0 dari Irak.
Pertanyaan mengenai pergantian pelatih, kurangnya persiapan, atau masalah internal tim patut diulas sebagai penyebab kekalahan.
16 November 2023: Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia - Kekalahan 5-1
Baca Juga: Piala Asia 2023: STY Berhasrat Ubah Karakter Permainan Timnas Indonesia Melalui Peran Striker
Pertemuan terakhir pada kualifikasi Piala Dunia Zona Asia berakhir dengan kekalahan telak 5-1 bagi timnas Indonesia.
Faktor seperti perkembangan timnas Irak atau masalah internal timnas Indonesia mungkin menjadi penyebabnya.
Pertanyaannya, apakah di Piala Asia 2023, timnas Indonesia bisa meraih kemenangan atas Irak?
Prediksi Timnas Indonesia vs Irak 15 Januari 2024
Timnas Indonesia akan melakoni matchday pertama Grup D Piala Asia 2023 melawan Irak. Pertandingan berlangsung di Stadion Ahmad bin Ali, Al Rayyan, Senin (15/1/2024) malam WIB.
Pertandingan pertama tentunya sangat penting untuk dimenangkan. Tapi, tentu saja tidak mudah karena butuh perjuangan mengingat lawan begitu kuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Futsal Indonesia Diundang Cupa Del Mundo 2026, Bakal Tantang Brasil
-
Masih Banyak Pelatih Lain! Legenda Real Madrid Tolak Mourinho Balik ke Bernabeu
-
Dapat Tawaran Menggiurkan Bernardo Silva Telepon Ronaldo Kulik-kulik Soal Juventus
-
Kurniawan Dwi Yulianto Minta Maaf usai Timnas Indonesia U-17 Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Pelatih Yordania Berharap Lionel Messi Tampil di Piala Dunia 2026
-
Rizky Ridho Pastikan Hubungannya dengan Beckham Putra Masih Bersahabat Usai Persija vs Persib
-
Petinggi Garudayaksa FC Resmi Ditunjuk sebagai Chairman Baru Oxford United
-
Maurizio Sarri Jelang Inter vs Lazio di Final Coppa Italia: Mentalitas Lebih Penting dari Taktik!
-
Kangkangi Lazio di Serie A Bukan Jaminan Inter Milan Juara Coppa Italia, Begini Kata Cristian Chivu
-
Rizky Ridho Akui Musim Ini Persija Jauh dari Harapan