Suara.com - Bek Timnas Vietnam, Pham Xuan Manh, mengungkapkan pandangannya terhadap pertandingan mendatang dengan Timnas Indonesia. Fokusnya tertuju pada kelemahan di posisi center bek yang dianggapnya dapat dimanfaatkan oleh The Golden Stars dalam laga Grup D Piala Asia 2023.
Pham Xuan Manh menyampaikan bahwa seluruh skuad Vietnam telah mengamati performa Timnas Indonesia saat melawan Irak.
Menurutnya, Skuad Garuda menunjukkan kekompakan dan kemampuan yang signifikan di setiap lini permainan, membuat Vietnam menghadapi tantangan berat.
Pertandingan antara Vietnam dan Timnas Indonesia dijadwalkan berlangsung di Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha, Qatar, pada Jumat (19/1/2024) pukul 21.30 WIB.
Kedua tim, setelah mengalami kekalahan di laga pembuka, akan berusaha tampil maksimal guna meraih kemenangan yang sangat dibutuhkan.
Meskipun mengakui semangat dan ketangguhan Timnas Indonesia dalam menghadapi permainan keras, pemain berusia 27 tahun ini menyoroti kelemahan di lini tengah sebagai potensi yang dapat dieksploitasi oleh Vietnam.
"Saya rasa kelebihan tim Indonesia terletak pada semangat juang yang sangat tinggi dan ketidak takutan terhadap benturan. Kami akan melakukan analisis bersama untuk mengidentifikasi kelemahan mereka, terutama di posisi center bek, dan berupaya memanfaatkannya bersama-sama," kata dia dikutip dari media Vietnam Soha.
Pertemuan sebelumnya antara Timnas Indonesia dan Vietnam memberikan pemahaman saling mengenai kekuatan masing-masing.
Meski begitu, rekor buruk Timnas Indonesia dalam lima pertandingan terakhir, dengan hanya satu kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan, memberikan tantangan ekstra bagi tim besutan Shin Tae-yong untuk membuktikan kemampuannya.
Baca Juga: Persiapan Kurang Ideal, Thailand Justru Mampu Kalahkan Kyrgyzstan 2-0
Timnas Indonesia menghadapi tantangan berat dengan menelan kekalahan dari tim tangguh, Irak. Situasi ini menjadikan pertandingan berikutnya melawan Vietnam sebagai laga penentu, di mana kemenangan menjadi kunci untuk melangkah ke babak 16 besar Piala Asia.
Meskipun bermain dengan semangat tinggi, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Irak dengan skor akhir 1-3.
Kekalahan ini membuat Vietnam dan Timnas Indonesia sama-sama berada dalam tekanan, setelah sehari sebelumnya Vietnam juga menyerah dengan skor 2-4 di hadapan Jepang.
Dalam persaingan yang semakin sengit, keduanya sadar bahwa hanya kemenangan yang dapat membuka peluang melaju ke babak berikutnya.
Keadaan ini menjadikan duel antara Timnas Indonesia dan Vietnam pada Jumat (19/1) sebagai pertarungan hidup-mati.
Pentingnya kemenangan di laga tersebut terletak pada fakta bahwa kekalahan di pertandingan kedua akan menutup peluang bagi kedua tim untuk melangkah lebih jauh dalam Piala Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan
-
Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026
-
Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya
-
Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta
-
4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir
-
Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya
-
Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus
-
Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026