Suara.com - Jepang sangat serius jelang melawan timnas Indonesia di Piala Asia 2023. Bahkan Samurai Biru menggelar rapat darurat yang hanya diikuti para pemain.
Sebelumnya Jepang mengalami kekalahan mengejutkan atas Irak di Piala Asia 2023. Tim unggulan ini tumbang 1-2 atas Singa Mesopotamia.
Imbas kekalahan ini, Jepang harus bertarung hingga laga terakhir melawan timnas Indonesia untuk menentukan apakah mereka bakal lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 atau tidak.
Tidak ingin malu, Wataru Endo lantas menjalankan rapat darurat dengan para pemain. Pertemuan ini tidak diikuti oleh staf pelatih.
Melansir dari Hochi News, skuad Samurai Biru mengadakan pertemuan selama 30 menit. Pembahasannya adalah mereka melakukan evaluasi.
Evaluasi paling penting adalah lini pertahanan Jepang yang rapuh. Hal itu terbukti sejauh ini tim asuhan Hajime Moriyasu sudah kebobolan empat gol, masing-masing dua kala melawan Vietnam dan Irak.
"Saya mau empat bek bermain rapi dalam bergeser secara horizontal dan vertikal. Saya berharap lini belakang bisa lebih menekan saat menyerang," ucap Wataru Endo dinkil dari Hochi News, Senin (22/1/2024).
"Dual perebutan bola dan (tembakan) jarak menengah. Kami harus berani," imbuh gelandang yang berkarier di Liverpool ini.
Wataru Endo mengatakan bahwa kekalahan atas Irak membuat tim Jepang mengambil pelajaran positif. Ia akan memikirkan hal-hal dasar yang perlu diktingkatkan.
Adapun pertandingan antara timnas Indonesia vs Jepang di matchday terakhir Grup D Piala Asia 2023 dijadwalkan pada Rabu (24/1/2024) pukul 18.30 WIB.
Berita Terkait
-
Lolos ke Babak 16 Besar, Roberto Mancini Enggan Sebut Arab Saudi Sebagai Favorit Juara Piala Asia 2023
-
3 WAGs Timnas Indonesia yang Langsung Dukung di Qatar, Ada Istri Pratama Arhan?
-
Impresif di Piala Asia 2023, Dua Pemain Timnas Indonesia Diminati Klub Thailand
-
Pikul Tanggung Jawab usai Malaysia Tersingkir di Piala Asia 2023, Kim Pan-gon: Mungkin Saya Bukan Pelatih yang Tepat
-
Piala Asia 2023: Hasil Oman Vs Thailand Bisa Bikin Timnas Indonesia dalam Bahaya
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali