Suara.com - Pelatih Malaysia, Kim Pan-gon dirinya bertanggung jawab atas kegagalan Harimau Malaya di Piala Asia 2023. Sebab, mereka dipastikan tersingkir.
Malaysia menatap Piala Asia 2023 dengan ekspektasi tinggi. Sebab, Dion Cools dkk berhasil memuncaki klasemen di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Akan tetapi, kegemilangan Malaysia itu tidak menular di Piala Asia 2023. Harimau Malaya resmi tersingkir usai kalah dalam dua pertandingan.
Pertama Malaysia kalah telak di tangan Yordania dengan skor 0-4. Harima Malaya kembali tumbang saat menghadapi Bahrain 0-1.
Berkat kegagalan ini, Kim Pan-gon menegaskan dirinya yang bertanggung jawab. Ia enggan menyalahkan pemain atau pihak federasi.
"Tidak ada yang salah dari tim. Ini adalah level terbaik kami," ucap Kim Pan-gon dikutip dari New Straits Times, Senin (22/1/2024).
"Mungkin saya bukan pelatih yang tepat? Mungkin saya menaruh harapan yang terlalu banyak dan harapan kepada publik Malaysia serta pemain."
"Itu adalah masalah saya, bukan pemain, FAM atau publik. Ini adalah masalah saya," tegas pelatih asal Korea Selatan ini.
Meski sudah tersingkir, Malaysia akan memainkan laga terakhir fase grup Piala Asia 2023 melawan Korea Selatan. Harimau bakal tampil lepas karena hasil pertandingan tidak akan memengaruhi posisi mereka di dasar klasemen.
Baca Juga: 2 Kabar Jelek untuk Timnas Indonesia Jelang Berhadapan dengan Jepang di Piala Asia 2023
Berita Terkait
-
Piala Asia 2023: Hasil Oman Vs Thailand Bisa Bikin Timnas Indonesia dalam Bahaya
-
Dunia Bakal Tepuk Tangan Kalaupun Shin Tae-yong Selesai Melatih Timnas Indonesia Usai Piala Asia 2023, Ini Buktinya
-
Update Tim Asia Tenggara di Piala Asia 2023, Tinggal 2 Tim yang Mungkin Lolos Babak 16 Besar
-
Klasemen Piala Asia 2023 Sementara di Babak Penyisihan Grup, Timnas Indonesia di Posisi Aman, Malaysia Angkat Koper
-
Kalah Dramatis dari Bahrain, Malaysia Susul Vietnam Tersingkir dari Piala Asia 2023
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Elkan Baggott Kembali? Rekomendasi Pemain untuk Gebrakan Baru John Herdman di Timnas Indonesia
-
Carlos Pena Ungkap Penyebab Hokky Caraka Terpaksa Pakai Sarung Tangan Lawan Persib Bandung
-
Jadwal FIFA Series 2026 Rilis, Timnas Indonesia Siap Guncang GBK Lawan Saint Kitts and Nevis
-
Persija Jakarta Incar Puncak, Faktor Mental Pemain Jadi Kunci Harus Kuat dan Bangkit Lagi
-
Persib Out dari AFC, Mauricio Souza Percaya Persija Masih Punya Peluang Besar Juara Super League
-
Penalti Bernardeschi Bawa Bologna Bungkam Udinese, Posisi Klasemen Langsung Melejit
-
Gol Benjamin Sesko Bawa MU Tembus Empat Besar Liga Inggris Usai Tekuk Everton 1-0
-
Lille Menang, Calvin Verdonk Justru Bongkar Masalah Timnya
-
Main di Posisi Baru, Dion Markx Tetap Percaya Diri Saat Debut Bersama Persib Bandung
-
Jordi Amat Waspadai Kekuatan Malut United di Kandang