Suara.com - Opta Analyst, perusahaan penyedia data dan statistik di bidang olahraga, turun tangan dalam memprediksi peluang Timnas Indonesia lolos ke 16 besar Piala Asia 2023.
Menurut mereka, tim asuhan Shin Tae-yong punya kans besar untuk melangkah ke fase knock-out sekaligus menciptakan sejarah untuk kali pertama melewati fase grup Piala Asia.
Bahkan, Opta menjelaskan bahwa presentase kelolosan Timnas Indonesia ke-16 besar mencapai angka 66,4 persen.
Baca: Timnas Indonesia Diambang Sejarah, Bisa ke 16 Besar Piala Asia 2023 Sebelum Lawan Jepang
Kemenangan Timnas Indonesia atas Vietnam dalam matchday kedua Grup D dianggap menjadi kunci dari meningkat drastisnya peluang Garuda ke 16 besar.
Tim Merah Putih berhasil menang 1-0 atas Vietnam untuk memastikan setidaknya finis di peringkat tiga Grup D.
Namun, Timnas Indonesia saat ini baru mengoleksi tiga poin, yang secara matematis belum membuat posisi mereka aman dalam klasemen peringkat tiga terbaik.
Pada laga terakhir Grup D, Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan bakal menghadapi Jepang. Terdapat beberapa skenario yang bisa membuat Garuda melangkah ke fase knock-out.
Timnas Indonesia bisa dipastikan lolos sebelum menghadapi Jepang apabila dua pertandingan antara tim peringkat tiga dan empat dari Grup B dan C yang akan berlangsung Selasa (23/1/2024) malam WIB ini, salah satunya rampung dengan hasil imbang.
Baca Juga: Latihan Keras Jelang Super Big Match Lawan Jepang, Justin Hubner: Timnas Indonesia Incar Poin
Dari Grup B, Suriah dan India akan saling sikut pukul 18.30 WIB. Suriah berada di posisi ketiga dengan 1 poin dan selisih gol -1, sedangkan India ada di posisi juru kunci dengan 0 poin dan selisih gol -5.
Baca juga: Rizky Ridho Ungkap Ada Kekurangan saat Timnas Indonesia Gulung Vietnam, Apa?
Lalu, dari Grup C, Palestina yang di peringkat tiga dengan mengoleksi 1 poin dan selisih gol -3 akan bertemu Hong Kong yang berada di posisi terakhir dengan 0 poin dan selisih gol -3.
Selain itu, Timnas Indonesia juga bisa lolos tanpa bergantung hasil tim lain dengan syarat menang atas Jepang dan dipastikan finis sebagai runner-up Grup D, atau setidaknya meraih hasil imbang kontra Samurai Biru.
Terkait peluang Timnas Indonesia lolos sebagai runner-up Grup D, Opta menilai peluangnya cukup kecil yakni hanya 6,5 persen mengingat Jepang merupakan salah satu tim terbaik saat ini di Asia.
Berbeda dengan Indonesia, Opta memberikan presentase lebih besar kepada Thailand terkait peluang mereka lolos ke 16 besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Adu Harga Pasar Thom Haye dan Layvin Kurzawa, Siapa Paling Mahal di Persib Bandung?
-
Bintang Baru Persija Belum Teruji, Jakmania Ingatkan Performa Lapangan Tak Sekadar Track Record
-
Luke Vickery Skiip, Jordi Whermann Jadi Pemain Pertama yang Dinaturalisasi di Era John Herdman?
-
Rachmat Irianto Dipuji Mirip Maradona, Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou
-
Kata-kata Harapan Tinggi Bojan Hodak Soal Kualitas Kurzawa dan Potensi Dion Markx di Persib Bandung
-
2 Faktor yang Bikin Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2030 di Tangan John Herdman
-
Momen Asyik Ngobrol denggan Jay Idzes, Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese?
-
Sembuh dari Cedera, Maarten Paes Masih Jadi Cadangan Mati di FC Dallas
-
Pemain Naturalisasi Ramai Hijrah ke Liga Lokal, Siapa Saja yang Masih Konsisten Main di Luar?