Suara.com - Bek Timnas Jepang, Koki Machida, menilai perlu kewaspadaan terhadap kecepatan serangan yang akan dilancarkan oleh Timnas Indonesia menjelang pertandingan terakhir Grup D Piala Asia 2023 di Stadion Al Thumama pada Rabu malam hari ini.
Pada pernyataannya yang dikutip dari Sponichi pada Selasa, Machida menyampaikan kesannya bahwa tim Indonesia memiliki kecenderungan untuk menyerang dengan cepat.
Dalam pikirannya, dia mempertanyakan sejauh mana pemain Indonesia akan melihat situasi ini sebagai peluang, terutama jika mereka mengalami kekalahan.
"Saya mendapat kesan bahwa mereka menyerang dengan cepat," kata Koki Machida.
Namun, Machida tidak hanya fokus pada serangan cepat Timnas Indonesia.
Dia juga memberikan sorotan terhadap kerapuhan lini pertahanan Jepang dalam perhelatan Piala Asia 2023.
BACA JUGA: Sorry Ye! Jepang Tak Mau Ngalah Lawan Timnas Indonesia, Pojoknya Harus Menang
Di sisi lain, Timnas Indonesia berada pada posisi ketiga Grup D dengan perolehan poin yang sama, setelah mengalami kekalahan 1-3 dari Irak dan meraih kemenangan 1-0 atas Vietnam.
Pertandingan selanjutnya akan menentukan kedua tim ini bersaing untuk mendapatkan tiket ke babak 16 besar Piala Asia 2023, baik melalui jalur juara grup, runner-up, atau sebagai tim peringkat ketiga terbaik.
Baca Juga: Shin Tae-yong Bakal Kasih Kejutan Lawan Jepang, Ada Taktik Pamungkas akan Dikeluarkan
3 pemain Timnas Indonesia mungkin bakal bikin Jepang kesulitan
Timnas Indonesia akan menghadapi Jepang dalam pertandingan penutup Grup D Piala Asia 2023 di Stadion Al Thumama, Rabu (24/01/2024) malam WIB.
BACA JUGA: Punya Modal Penting, Timnas Indonesia Tidak Sabar Melawan Jepang di Piala Asia 2023
Meskipun berada di peringkat FIFA ke-146, Indonesia tampil percaya diri setelah mengalahkan Vietnam. Kini timnas Indonesia akan menghadapi Jepang di laga penentu Grup D.
Jepang, yang berada di peringkat 17, menjadi lawan yang tangguh. Namun Indonesia siap memberikan perlawanan setelah ditopang penampilan gemilang para pemain Skuad Garuda saat menghadapi Vietnam.
Justin Hubner
Hubner menjadi pilar utama di pertahanan Indonesia melawan Vietnam, memenangkan keenam duel udara dan mencatatkan dua sapuan, tiga intersep, serta satu tekel.
Dari lini belakang, ia juga menciptakan dua peluang dengan dua umpan kunci presisi. Penampilannya yang gemilang membuatnya masuk dalam starting XI terbaik pada matchday kedua Piala Asia 2023.
Pratama Arhan
Arhan mencapai rating 7,1 dari Sofascore dalam pertandingan kontra Vietnam. Pemain 22 tahun itu brilian baik dalam bertahan maupun menyerang.
Dalam pertahanan, ia mencatatkan tiga tekel dan tiga sapuan, tidak ada pemain lawan yang bisa melewati dirinya.
Di sisi serangan, Arhan memiliki akurasi umpan 84 persen, menciptakan satu peluang dari 21 umpan akuratnya.
Ernando Ari
Ernando Ari, kiper berusia 21 tahun, menjadi pahlawan kemenangan Indonesia atas Vietnam dengan rating 7,5 dari Sofascore sebagai pemain terbaik.
Tanpa kebobolan, ia berhasil mengawal gawang dan menggagalkan peluang Vietnam dengan tiga penyelamatan, termasuk dua di dalam kotak penalti, serta mencatatkan dua sapuan untuk menghalau serangan lawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat