Suara.com - Kisah Yordania bantu Timnas Indonesia lolos Piala Asia 2023 sampai para pemainnya disebut rela berdarah-darah saat pertandingan, ternyata benar adanya.
Mengingat kembali momentum Yordania melibas Kuwait di laga pamungkas Grup A Kualifikasi Piala Asa 2023 di Jaber Al-Ahmad International Stadium.
Para pemain Yordania tampil habis-habisan di laga yang digelar pada Selasa 14 Juni 2022, mereka pun tampil dominan di pertandingan itu.
Sebenarnya Yordania tak masalah menelan kekalahan di pertandingan itu, karena mereka sudah memastikan lolos ke Piala Asia 2023.
Potensi 'main mata' dengan Kuwait pun bisa terjadi, karena saat itu Timnas Indonesia butuh Yordania menang agar bisa lolos juga.
Yordania pun tak mau bermain aman dan memilih tampil trengginas melawan Kuwait, meski tampil di kandang lawan.
Bahkan, demi Indonesia bisa lolos ke Piala Asia 2023 pemain Yordania rela berdarah-darah dalam laga tersebut.
Salah satu pemain Yordania, Mousa Al-Tamari sampai mengalami pendarahan di bagian pelipisnya, ia pun melanjutkan pertandingan dengan perban di kepala.
Bermula saat pemain bernomor punggung 10 Yordania itu beduel dengan dua pemain Kuwait, Tamari terkena sikutan salah satu pemain.
Sikutan itu mengenai pelipis Tamari hingga membuatnya mengalami pendarahan, meski begitu pendarahan tak membuat sang pemain menyerah begitu saja.
Tamari memang dikenal sebagai pejuang di atas lapangan, hingga sukses membantu Timnas Indonesia di laga tersebut.
Beberapa jam setelahnya, skuad Garuda mampu mengandaskan Nepal dengan skor telak 7-0, Timnas Indonesia pun finish sebagai runner-up Grup A.
Harapan sekali lagi disandarkan kepada Yordania, bukan lagi di babak kualifikasi tapi di putaran final Piala Asia 2023.
Buntut kekalahan 1-3 dari Jepang, Timnas Indonesia berharap Yordania bisa mengalahkan Bahrain dengan selisih bersih 3 gol atau cukup 2-0.
Hal itu diharapkan agar skuad Garuda bisa lolos dari babak penyisihan grup dan berlaga di 16 besar Piala Asia 2023.
Dengan begitu skuad Garuda bakal finish di posisi keempat peringkat ketiga terbaik babak penyisihan grup Piala Asia 2023.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Thom Haye Diusahakan Bisa Tampil Saat Timnas Indonesia Lawan Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Detik-detik Blunder Jordi Amat Hingga Timnas Indonesia Babak Belur Melawan Jepang di Piala Asia 2023
-
Piala Asia 2023: Wasit Singapura Ikut Andil Berikan Penalti ke Jepang saat Lawan Timnas Indonesia
-
Erick Thohir Akan Putuskan Kontrak Shin Tae-yong Diperpanjang Atau Tidak
-
Kontrak Shin Tae-yong Tak Diperpanjang Usai Timnas Indonesia Dikalahkan Jepang? Ini kata Exco PSSI
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey