Suara.com - Sosok Khamis Mohammed, wasit Qatar pemberi penalti Jepang di laga melawan Indonesia ternyata pernah menimba ilmu perwasitan di Negeri Sakura bersama JFA atau PSSI-nya Jepang.
Duel Timnas Indonesia melawan Jepang di laga terakhir fase Grup D Piala Asia 2023 diwarnai momen penalti di menit-menit awal laga.
Memasuki menit ke-4, kesalahan Jordi Amat dalam menjaga Ayase Ueda berbuah pelanggaran di kotak penalti Timnas Indonesia.
Setelah penggunaan VAR, Khamis Mohammed selaku wasit pemimpin laga tersebut menghadiahi Jepang dengan penalti.
Ayase Ueda yang ditunjuk sebagai juru gedor pun sukses mengalahkan Ernando Ari dalam duel penalti tersebut.
Skor 0-1 bertahan hingga babak pertama selesai, sebelum pertandingan itu ditutup dengan skor akhir 1-3 untuk kemenangan Jepang.
Sosok Khamis Mohammed pun jadi sorotan publik Indonesia, karena penalti yang ia berikan untuk Jepang dinilai merugikan Indonesia.
Khamis Mohammed S A Al-Marri ternyata pernah menimba ilmu perwasitan bersama Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) dan baru-baru saja terjadi.
Tepatnya medio Juni-Juli 2023, di mana Khamis bergabung dalam pertukaran wasit untuk memimpin beberapa laga internasional di bawah naungan JFA.
Baca Juga: Piala Asia 2023: 3 Fakta yang Bisa Disorot dari Performa Timnas Indonesia Usai Keok dari Jepang
Beberapa laga seperti pertandingan Jepang melawan Peru kemudian klub Yokohama FC melawan Kawasaki Frontal sebagai wasit utama.
Mencari pengalaman dan belajar, Khamis Mohammed pun senang mendapat ilmu agar dirinya bisa berkembang lebih baik lagi.
"Saya belajar banyak tentang nilai ilmu dari luar lapangan," ucap Khamis Mohammed dikutip dari laman resmi JFA.
"Terima kasih telah membantu saya berkembang dan mengembangkan pengetahuan serta kemampuan saya sebagai wasit," imbuhnya.
Enam bulan setelahnya, Khamis Mohammed dihadapkan dengan Jepang di laga melawan Timnas Indonesia di fase grup Piala Asia 2023.
Dalam pertadingan ini AFC jua menunjuk dua wasit Qatar lain, Taleb Salem H A Al-Marri dan Soud Ahmed S A Almaqaleh.
Berita Terkait
-
Kisah Yordania Pernah Bantu Indonesia Lolos ke Piala Asia 2023, Kini Bakal Terulang?
-
Dapat Pengalaman Berharga di Piala Asia 2023, STY Merasa Timnas Indonesia Tak Selemah Ranking FIFA
-
Zion Suzuki Keturunan Mana? Kiper Jepang di Piala Asia 2023 Remehkan Lemparan Pratama Arhan
-
Thom Haye Diusahakan Bisa Tampil Saat Timnas Indonesia Lawan Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akan Putuskan Kontrak Shin Tae-yong Diperpanjang Atau Tidak
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi
-
Persib Bandung di Ambang Hattrick Juara, Bojan Hodak: Jangan Bicara Terlalu Jauh
-
Frans Putros Tinggalkan Libur Persib Bandung Demi Misi Timnas Irak
-
Persib Bandung di Puncak Klasemen, Adam Alis Ingkatkan Perjalanan Masih Panjang
-
Luke Vickery, Pemain Keturunan Calon Kuat Striker Anyar Timnas Indonesia
-
Timnas Iran Tidak Mundur dari Piala Dunia 2026, Boikot AS Tetap Jalan!
-
Dibantai Liverpool 0-4, Pelatih Galatasaray Sesalkan Cedera Victor Osimhen
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
-
Fakta Jelang FIFA Series 2026, Stadion GBK Muat Diisi Seluruh Warga Saint Kitts and Nevis