Suara.com - Mengupas kebenaran kabar simpang siur mengenai sosok Tommy Welly atau Bung Towel yang disebut-sebut menjadi penyebab kompetisi Danone Cup dihentikan.
Belakangan nama Bung Towel menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air karena komentar pedasnya sepanjang gelaran Piala Asia 2023.
Komentar pedasnya disampaikan saat Timnas Indonesia memastikan lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023, yang membuat netizen pun naik pitam.
Karenanya, nama Bung Towel pun menjadi gunjingan. Tak sedikit pihak yang kemudian mengorek rekam jejak pria yang dikenal sebagai pengamat tersebut.
Salah satunya adalah akun X (Twitter) @mafiawasit. Dalam cuitannya, akun tersebut menyebut sudah kesal dengan Bung Towel sejak lama.
Akun @MafiaWasit kesal dengan mengklaim Bung Towel sebagai sosok yang membuat ajang pemain muda seperti Danone Nations Cup U-12 tutup buku saat ini.
Akun tersebut menyebutkan bahwa Bung Towel menegur pelaksana Danone Nations Cup U-12 setelah tidak berkoordinasi dengan PSSI.
Sebagai tambahan, saat itu Bung Towel masih menjadi bagian PSSI dan menilai bahwa seluruh kegiatan sepak bola di Indonesia menjadi kewenangan PSSI.
Tak ayal cuitan @MafiaWasit itu menjadi bahan perbincangan netizen. Banyak yang menyayangkan tindakan Bung Towel di masa silam hingga kompetisi itu kini tak terdengar lagi.
Baca Juga: Akui Ditawar Negara Lain, Shin Tae-yong Pilih Setia dengan Timnas Indonesia
Tapi, benarkah jika Bung Towel menjadi penyebab ajang Danone Cup atau Danone Nations Cup akhirnya tak lagi digelar hingga saat ini?
Teguran dari PSSI, Terhenti akibat Pandemi
Sebagai informasi tambahan, ajang Danone Cup atau Danone Nations Cup merupakan ajang prestisius untuk para bibit muda di sepak bola Indonesia.
Dari ajang ini, banyak pesepak bola top Indonesia lahir. Salah satunya adalah Asnawi Mangkualam yang kini menjadi kapten tim Merah Putih.
Jika melihat kronologinya, pada 2014 silam ajang Danone Nations Cup sempat ditegur oleh PSSI menyusul sikap panitia yang tidak melakukan koordinasi ke PSSI.
Dilansir dari Liputan 6 medio 2014 silam, teguran itu datang dari anggota Komite Eksekutif PSSI dan Ketua Komite Kompetisi kala itu yakni Erwin Dwi Iriawan serta dari Ketua Komite Pembinaan Usia Dini yakni La Siya.
Berita Terkait
-
Akui Ditawar Negara Lain, Shin Tae-yong Pilih Setia dengan Timnas Indonesia
-
Saat Ini Kita Kalah, Tapi Tunggu Beberapa Tahun Lagi, Indonesia Bakal Tundukkan Australia
-
Momen Unik Piala Asia 2023: Saat Anak-Anak Muda Paksa Langganan Piala Dunia Main Bertahan
-
Penampilan Ernando Ari yang Semakin Meningkat Bikin Kagum dan Dipertanyakan, Ternyata karena Ini
-
Legenda Timnas Indonesia Ini Nilai Kontrak Pelatih Shin Tae-yong Wajar Diperpanjang, Tapi...
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
FIFA Tolak Permintaan Iran Pindah Venue Piala Dunia 2026 dari AS ke Meksiko
-
Skuad Persija Dibubarkan Jelang Hari Raya Idul Fitri
-
Selandia Baru Tetap Lakukan Persiapan Melawan Iran Jelang Piala Dunia 2026
-
AFC Sebut Iran akan Tetap Tampil di Piala Dunia 2026
-
Disingkirkan Real Madrid, Pep Guardiola: Musim Depan Kami akan Kembali
-
Bungkam Manchester City, Vinicius Jr: Ini Adalah Momen yang Penting
-
Finalissima 2026 di Doha Batal, Argentina Alihkan Uji Coba Lawan Guatemala
-
Alvaro Arbeloa Luapkan Isi Hati usai Singkirkan Jose Mourinho dan Pep Guardiola
-
Arsenal Hajar Bayer Leverkusen, Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Eberechi Eze
-
Man City Hancur Lebur Lawan Real Madrid, Pep Guardiola Pasang Badan Lindungi Bernardo Silva