Suara.com - PSSI rasanya harus segera bergerak cepat mengambil keputusan mengenai kontrak pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY). Pasalnya, juru taktik asal Korea Selatan itu mengaku sudah mendapat tawaran melatih dari negara lain.
Adapun kontrak Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia cuma sampai Juni 2024, atau setidaknya sampai pasca rampungnya kejuaraan Piala Asia U-23 2024.
Shin Tae-yong sendiri baru saja mencetak sejarah membawa Timnas Indonesia untuk pertama kalinya menembus babak 16 besar Piala Asia.
Dalam wawancara bersama media Korea Selatan, Sports Khan, STY menyebut ada tawaran melatih dari negara lain setelah pencapaian apiknya bersama Timnas Indonesia itu. Namun, ia tidak mau membocorkan tim yang menginginkan jasanya itu.
"Saya mendapat tawaran (negara lain) sekitar satu pekan lalu," kata Shin Tae-yong, Selasa (29/1/2024).
Pelatih Korea Selatan berusia 53 tahun itu mengonfirmasi bahwa tawaran tersebut tidak datang dari negara Asia Tenggara.
STY mengaku tak mau lagi memimpin tim asal ASEAN. "Saya seharusnya tidak memimpin lagi tim asal Asia Tenggara," katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir sudah berbicara mengenai kemungkinan memperpanjang kontrak STY. Namun, terlebih dahulu sang pelatih harus memenuhi target yang sudah ditetapkan.
Satu target sudah terpenuhi yaitu meloloskan Timnas Indonesia ke babak 16 besar Piala Asia 2023. Satu target lainnya adalah membawa Timnas Indonesia U-23 melangkah dari fase grup pada ajang Piala Asia U-23 2024, April nanti.
Adapun di Piala Asia 2023, Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Qatar, Yordania, dan Australia. Butuh kerja keras karena perjuangan cukup berat.
"Kalau tim U-23 bisa lolos grup (baru perpanjang kontrak). Kan memang itu janjinya, lolos grup," ujar Erick Thohir.
"Jadi kalau sekarang (Piala Asia 2023 senior) 16 besar, nanti di U-23 kan 16 tim, jadi lolos grup menjadi delapan besar. Itu targetnya," tukasnya.
Berita Terkait
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 untuk Rayakan Kemenangan Secukupnya
-
Timnas Indonesia U-17 Selamatkan Wajah ASEAN, Menang Dramatis di Piala Asia U-17 2026
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah