Kepergian Luis Milla membuat Timnas Indonesia kemudian mengalami kemunduran drastis yang dimulai dari penunjukkan Bima Sakti sebagai pelatih kepala.
Saat itu, Bima Sakti ditunjuk menukangi Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2018. Hasilnya, skuad Garuda hancur lebur dan tersingkir di babak grup.
Usai Piala AFF 2018, PSSI kemudian menunjuk Simon McMenemy yang punya pengalaman segudang di sepak bola Tanah Air.
Alih-alih membuat performa Timnas Indonesia moncer, Simon McMenemy dicap gagal total, terutama saat memimpin tim Merah Putih di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Tercatat dalam tujuh laga, Simon McMenemy hanya menang sebanyak dua kali saja yakni atas Myanmar dan Vanuatu di laga persahabatan.
Sedangkan di ajang resmi yakni Kualifikasi Piala Dunia 2022, Timnas Indonesia menelan empat kekalahan dari empat pertandingan melawan Malaysia, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam.
Usai Simon McMenemy dipecat, barulah Shin Tae-yong ditunjuk sebagai pelatih per Desember 2019 dan bertahan hingga saat ini.
Berkaca dari kasus Luis Milla tersebut, ada baiknya PSSI dan Erick Thohir tak terlalu berpatokan terhadap target untuk mempertahankan pelatih Timnas Indonesia.
Jika tetap berpatokan pada target, maka Shin Tae-yong sudah cukup layak untuk diberi perpanjangan kontrak usai membawa Timnas Indonesia untuk pertama kalinya lolos ke babak 16 besar Piala Asia.
Baca Juga: Tak Sulit bagi STY untuk Dapatkan Kontrak Baru Jika PSSI Melepasnya
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Tak Sulit bagi STY untuk Dapatkan Kontrak Baru Jika PSSI Melepasnya
-
Gabung Port FC, Bagaimanakah Prediksi Peluang Karier Asnawi Mangkualam?
-
Pekerjaan Budi Setiawan, Eks Deputi Sekjen PSSI yang Sebut Shin Tae-yong Tidak Punya Etika
-
Biodata dan Rekam Jejak Budi Setiawan, Sebut Shin Tae-yong Catat Etika dan Moral
-
3 Pemain Lokal Timnas Indonesia Paling Bersinar di Piala Asia 2023
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam