Suara.com - Profil Ryu Nugraha, pemain keturunan Indonesia-Jepang yang saat ini tengah berkarier di kompetisi kasta ketiga Negeri Matahari Terbit bersama AC Nagano Parceiro.
Nama Ryu Nugraha tengah mencuat dan banyak diperbincangkan penikmat sepak bola Tanah Air khususnya fan Timnas Indonesia.
Tepat setelah pelatih Timnas Thailand U-20, Yuki Richard Stalph melontarkan pujian untuk Ry Nugraha usai laga uji coba melawan Indonesa.
Menurut Yuki Richard, Ryu Nugraha merupakan kiper yang fantastis layak untuk diboyong dan sangat sayang dilewatkan tidak membela Timnas Indonesia.
Yuki Richard sangat mengetahui bagaimana kualitas Ryu Nugraha mengingat ia pernah menjabat sebagai pelath AC Nagano Parciero.
Ia memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Ryu, sang pemain sempat curhat bagaimana cara agar dirinya mampu dipanggil memperkuat Timnas Indonesia.
Saran untuk PSSI dari Yuki Richard agar mereka mengundang Ryu Nugraha menjalani pemusatan latihan dan membela Timnas Indonesia.
"Ryu adalah kiper yang fantastis. Menurutku, Indonesia harus mengambilnya. Sepertinya, FA (Jepang) tidak terlalu tertarik dengan dia," ucap Yuki Richard.
"Karena itu saya juga menyarankan dan merekomendasikan dia bermain untuk Indonesia,"
Baca Juga: Legenda Malaysia Iri, Timnas Indonesia Disebut Bisa Jadi Panutan Harimau Malaya
"Dia (Ryu) mengatakan kepada saya bahwa dia tidak tahu caranya dan dia tidak yakin siapa yang harus dihubungi atau apa pun.
"Jadi mungkin pergilah ke sana dan beri dia kesempatan,"
"Panggil dia dan Anda akan lihat. Karena dia punya beberapa kualitas dan dia pria yang sangat baik." imbuhnya
Karier Ryu Nugraha
Dilansir dari laman resmi Transfermarkt, Ryu Nugraha mengawali karier di dunia sepak bola bersama akademi Shioda MS dan Ueda Chikuma HS.
Pada 2019 ia direkrut High School dan setahun kemudian resmi bergabung dengan klub kasta ketiga Liga Jepang, Nagano Parceiro.
Berita Terkait
-
Demi Penuhi Target Lolos 8 Besar Piala Asia U-23 2024, Shin Tae-yong Minta Bantuan Ini ke PSSI
-
Shin Tae-yong Tak Usah Khawatir, PSSI Bakal Bantu Jika Ada Klub yang Enggan Lepas Pemain untuk Piala Asia U-23
-
Komdis PSSI Denda Ballboy Rp 37,5 Juta, Jadi Sorotan
-
Shin Tae-yong Bertemu Erick Thohir Setelah Insiden Unfollow Akun Instagram
-
Kalteng Putra Tunggak Gaji Pemain, PSSI Minta LIB Tahan Uang Subsidi
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United
-
Ricky Fajrin Akui Persib Bandung Tim Bagus dan Salah Satu Favorit Juara
-
Layvin Kurzawa Apresiasi Kegiatan Women Empowerment In Football Collaboration Coaching Clinic
-
Siapa Emral Abus? Pelatih Timor Leste U-17 Asal Sumbar yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
-
Eksel Runtukahu Jadi Opsi John Herdman di Piala AFF, Golnya Ungguli Striker Timnas Indonesia
-
Satu Darah di GBK, Ketika Jakmania Menyulap Dukungan Jadi Kehidupan