Suara.com - Gelandang serang Stefano Beltrame mengaku dirinya semakin nyaman merumput bersama klub Liga 1 Indonesia Persib Bandung sejak bergabung pada paruh musim ini.
Dikutip ANTARA dari laman resmi klub, Selasa, Stefano mengatakan proses adaptasi selama ini berjalan baik dan chemistry dengan pemain lain semakin terbangun.
"Ya, saya semakin nyaman hari demi hari. Saya sangat menikmati permainan ini dan saya ingin melakukan lebih banyak lagi," ungkap Stefano.
Pemain berusia 30 tahun itu didatangkan Persib Bandung pada bursa transfer pemain paruh musim lalu untuk menggantikan posisi Levy Madinda yang masa peminjamannya telah usai.
Sejak didatangkan pada jendela transfer paruh musim, pemain asal Italia itu sudah melakoni empat pertandingan bersama Persib Bandung di kompetisi Liga 1 Indonesia.
Stefano tercatat menorehkan debutnya ketika masuk sebagai pemain pengganti ketika Persib Bandung menjamu PSM Makassar pada pekan ke-21.
Terbaru Stefano mencatatkan gol perdananya untuk Persib Bandung pada laga kontra Persis Solo yang berakhir imbang dengan skor 2-2, Minggu (4/2) kemarin.
Menanggapi gol debutnya, pemain yang pernah berseragam Juventus itu mengaku sangat senang, namun kecewa dengan hasil akhir pertandingan tersebut.
Meskipun demikian, Stefano memastikan, timnya akan segera bangkit pada laga berikutnya ketika melawat ke markas Barito Putera, Jumat (23/2) mendatang.
"Saya sangat senang dengan gol pertama saya. Namun tidak 100 persen senang karena hasilnya. Kami tidak bisa bermain imbang seperti ini. Kami harus menang di pertandingan berikutnya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan