Suara.com - Mengupas bayaran atau gaji yang diterima oleh Hussein Ammouta sebagai pelatih, usai membawa Yordania ke final Piala Asia 2023.
Hussein Ammouta tengah menjadi perbincangan khalayak ramai pasca membawa Yordania mengukir sejarah untuk pertama kalinya menembus final Piala Asia 2023.
Sejarah ini tercipta usai tim berjuluk The Chilavrous itu mampu mengalahkan salah satu kandidat kuat juara Piala Asia 2023, Korea Selatan, di semifinal pada Selasa (6/2) kemarin.
Di babak semifinal tersebut, Yordania mampu menumbangkan Korea Selatan dengan skor 2-0 lewat gol yang dicetak Yazan Al-Naimat di menit ke-53 dan Musa Al-Taamari di menit ke-66.
Di laga tersebut pula, Hussein Ammouta mampu menerapkan taktik yang apik dan membuat Korea Selatan yang dibesut Jurgen Klinsmann mati kutu sepanjang laga.
Tercatat, Korea Selatan tak mampu melepaskan tembakan ke gawang sekalipun dari total delapan tembakan yang tercipta di laga tersebut.
Karenanya, nama Hussein Ammouta pun dielu-elukan banyak pihak, tak hanya masyarakat Yordania saja, melainkan juga seluruh pecinta sepak bola di Asia.
Pencapaiannya bersama Yordania pun membuat banyak orang takjub, mengingat Hussein Ammouta tak punya nama besar layaknya Jurgen Klinsmann di Korea Selatan.
Apalagi soal bayaran atau gaji yang diterimanya. Kira-kira, berapa gaji Hussein Ammouta dalam profesinya sebagai pelatih Yordania?
Baca Juga: Rafael Struick Jadi Pilihan Utama di Timnas Indonesia, Tapi Malah Tak Dipakai Ado Den Haag
3 Kali Lipat Lebih Murah dari Gaji Jurgen Klinsmann
Jika menilik dari statusnya, Hussein Ammouta selaku pelatih Yordania tak punya rekam jejak dan nama besar seperti halnya Jurgen Klinsmann sebagai pelatih Korea Selatan.
Karenanya, bayaran atau gaji yang diterima keduanya pun berbeda jauh. Bila dibandingkan, gaji Hussein Ammouta hampir tiga kali lipat lebih murah dari gaji yang diterima Jurgen Klinsmann.
Tercatat, Jurgen Klinsmann menerima bayaran sebesar 2,1 juta dolar AS per tahunnya sebagai pelatih Korea Selatan atau sekitar Rp32,9 miliar.
Sedangkan Hussein Ammouta tercatat hanya memiliki bayaran sekitar 720 ribu dolar AS per tahun (Rp11,2 miliar) sebagai pelatin Yordania.
Dilansir dari laman Aabir, nilai tersebut lebih murah dari apa yang diminta pelatih asal Maroko tersebut. Saat ditunjuk pada Juni 2023 lalu, Hussein Ammouta meminta bayaran 65 ribu dolar AS.
Berita Terkait
-
Rafael Struick Jadi Pilihan Utama di Timnas Indonesia, Tapi Malah Tak Dipakai Ado Den Haag
-
Kejutan Korea Kalah vs Yordania di Piala Asia 2023, Sikap Son Heung Min Disorot karena Bicara Ini
-
Timnas Indonesia Diprediksi Cetak Sejarah Jika Shin Tae-yong Dipertahankan, Ini Analisanya
-
Nonton Gratis dan Jadwal Siaran Langsung Iran vs Qatar di Semifinal Piala Asia 2023
-
Berapa Gaji Muhammad Fardhana, Pria yang Diduga Tunangan Ayu Ting Ting: Bisa Biayai Keluarga Besar Seperti Keinginannya?
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Tahan untuk Beli, Harga Emas Antam Berpotensi Naik Pekan Depan
-
Tiki-Taka vs Sihir Messi: Prediksi Pertarungan Sengit Final Spanyol vs Argentina
-
Bukan Sekadar Rapuh: Membedah Stigma "Generasi Strawberry" pada Gen Z
-
Bahlil Sebut Antrean BBM di Sumatera Bukan Stok Habis, tapi Sopir Tangki Mogok
-
Tutup Borok Korupsi dan PHK, Isu LGBTQ Diduga Cuma Strategi Pecah Fokus Kemarahan Publik
-
Ekosida Peradaban Air Sumsel, Ketika Lahan Basah Tak Lagi Menjadi Ruang Hidup
-
Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
-
Wali Kota Minta Satpol PP Pekanbaru Segera Tertibkan Warung Remang-remang
-
The Upstairs Hadirkan Musik Enerjik dan Cerita Kehidupan Urban di Soundrenaline 2026
-
Dicecar DPR Soal Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 T, Menkop Tidak Tahu