- Eau de Parfum memiliki konsentrasi minyak 15-20% sehingga aromanya jauh lebih kuat dan tahan lama mencapai 10 jam.
- Eau de Toilette mengandung konsentrasi 5-15% yang memberikan kesan wangi lebih ringan, segar, dan cocok untuk penggunaan kasual.
- Harga parfum dipengaruhi oleh kadar konsentrat, EDP lebih mahal dibandingkan EDT karena ketahanan dan kualitas aromanya.
Suara.com - Perbedaan eau de parfum dan eau de toilette sering menjadi pertanyaan bagi banyak orang yang ingin membeli parfum berkualitas.
Kedua jenis wewangian ini memang paling populer, tetapi memiliki kekuatan aroma, ketahanan, dan kegunaan yang berbeda.
Memahami perbedaannya akan membantu kamu memilih parfum yang paling sesuai dengan kebutuhan dan budget.
Konsentrasi dan Ketahanan Aroma
Perbedaan utama terletak pada kadar konsentrasi minyak wangi. Eau de Parfum (EDP) mengandung 15-20% konsentrat parfum, sehingga wanginya lebih kuat dan tahan lama, biasanya 6-10 jam di kulit.
Sementara itu, Eau de Toilette (EDT) hanya memiliki konsentrasi 5-15%, membuat aromanya lebih ringan dan biasanya bertahan 4-6 jam saja.
Oleh sebab itu, EDP terasa lebih pekat dan mewah, sedangkan EDT memberikan kesan segar dan ringan.
Karakter Wangi
EDP cenderung memiliki aroma yang lebih dalam, kompleks, dan sensual karena kadar minyaknya yang tinggi. Cocok dipakai untuk acara malam, ke kantor di ruangan ber-AC, atau saat cuaca dingin.
Baca Juga: 5 Parfum Aroma Bunga yang Fresh dan Murah di Indomaret untuk Wangi Sehari-hari
Di sisi lain, EDT lebih fresh, citrus, atau floral ringan sehingga ideal untuk pemakaian siang hari, cuaca panas, dan olahraga ringan.
Harga dan Penggunaan
EDP biasanya dijual dengan harga lebih mahal daripada EDT dalam ukuran yang sama karena kandungan konsentratnya lebih tinggi.
Berbeda dari EDP, EDT sering dipilih untuk pemakaian kasual atau olahraga karena tidak terlalu menyengat.
Mana yang Harus Dipilih?
Pilih Eau de Parfum jika kamu menginginkan parfum yang awet seharian, proyeksi kuat, dan cocok untuk koleksi signature scent.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Kuasa Hukum Bantah Kematian Sutrimo Terkait Perkara Febrie Adriansyah
-
IHSG Bergerak ke Level 6.900 Pagi Ini, Pantau BBCA
-
Apa itu ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution untuk Solusi Kebakaran Hutan Kalimantan?
-
Apakah Pelembap Ber-SPF Bisa Menggantikan Sunscreen Utama di Pagi Hari?
-
Media Inggris: Indonesia Dianggap Tidak Becus Tangani Kebakaran Hutan
-
Kasus Keracunan MBG Mulai Masuk Ranah Hukum, Sejumlah Dapur Mulai Diperiksa Polisi
-
Febrie Adriansyah Bantah Terima Rp 40 Miliar dari Tan Kian:
-
Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel
-
Tersiksa dengan Kabut Asap Kalimantan, Malaysia Desak ASEAN Tinjau Perjanjian AATHP
-
Frustrasi Berujung Darah: Alasan Memilukan Pria di Bojonegoro Habisi Nyawa Sang Ibu