Suara.com - Setidaknya ada tiga mantan kapten Timnas Indonesia yang secara terang-terangan memberikan dukungannya kepada Shin Tae-yong. Siapa saja?
Sebagaimana diketahui, nama Shin Tae-yong masih terus menjadi perbincangan usai memimpin Timnas Indonesia di Piala Asia 2023.
Hal ini tak lepas dari situasi kontraknya yang hanya tersisa hingga Juni 2024. Banyak yang memberikan dukungan agar pelatih asal Korea Selatan itu mendapat perpanjangan kontrak.
Namun di sisi lain, ada pula yang mengkritik keras pria berusia 53 tahun tersebut. Salah satu kritik bahkan datang dari legenda Timnas Indonesia, Anjas Asmara.
Bintang Timnas Indonesia di era 70 an itu sempat menyatakan bahwa Shin Tae-yong seharusnya dipecat saat berbincang-bincang dengan Tommy Welly atau Bung Towel.
“Apa yang dikerjakan Shin Tae-yong selama empat tahun ini? Minta naturalisasi, sudah diberikan. Tapi permainan membosankan. Malah parkir bus," kata Anjas Asmara dikutip dari kanal YouTube Bung Towel.
Meski ada legenda Timnas Indonesia yang memintanya dipecat, ada pula beberapa legenda tim Garuda lainnya yang memberikan dukungan ke Shin Tae-yong.
Tak tanggung-tanggung, para legenda yang memberikan dukungan ke Shin Tae-yong adalah mantan kapten Timnas Indonesia. Siapa saja para legenda tersebut?
1. Fachruddin Aryanto
Baca Juga: Bukan Dijegal FIFA, Kasus Maarten Paes Pernah Timpa Borna Sosa di Timnas Jerman
Fachruddin Aryanto merupakan mantan kapten dan bek Timnas Indonesia yang sempat merasakan arahan Shin Tae-yong.
Meski namanya sudah tak dilirik Shin Tae-yong, bek gaek Madura United itu setuju jika eks pelatih Timnas Korea Selatan itu dipertahankan.
Fachruddin menilai Shin Tae-yong mampu membuat Timnas Indonesia berubah menjadi lebih baik dan berani melakukan potong generasi demi masa depan tim Merah Putih.
Tak hanya Fachruddin, legenda dan mantan kapten Timnas Indonesia lainnya, Bambang Pamungkas, juga memberikan dukungannya ke Shin Tae-yong.
Bagi pria yang akrab disapa Bepe itu, Shin Tae-yong telah berhasil membuat Timnas Indonesia lebih berkarakter di atas lapangan.
Berita Terkait
-
Bukan Dijegal FIFA, Kasus Maarten Paes Pernah Timpa Borna Sosa di Timnas Jerman
-
Shin Tae-yong Pamit! Kini Melanglang Buana ke Belanda
-
Naturalisasi Maarten Paes Lanjut Meski Terganjal Aturan FIFA, Apa Alasan PSSI?
-
Proses Naturalisasi Bermasalah, Maarten Paes Terancam Gagal Perkuat Timnas Indonesia
-
Tunjukkan Performa Gemilang, Akankah Alfeandra Dewangga Kembali ke Timnas?
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia