Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri mengaku akan memanggil pemain-pemain diaspora saat training camp (TC) pada Maret 2024. Jumlahnya bisa sampai 10 pemain.
Namun, tidak dijelaskan oleh Indra Sjafri siapa saja pemain tersebut. Sejauh ini baru ada dua yang berpotensi masuk skuad tersebut adalah Welber Jardim dan Amar Brkic.
Jumlah pun tergantung situasi dan kondisi saat nanti. Namun, dalam catatan Indra Sjafri kemungkinan ada 10 pemain akan dijajal kemampuannya Maret nanti.
BACA JUGA: BRI Liga 1 Masuk Jeda Pemilu, Ini Klasemen Sementara dan Jadwal Pekan ke-25
"Nanti kami akan memanggil pemain-pemain yang punya paspor Indonesia yang bermain di luar negeri baik itu keturunan, baik itu anak -anak Indonesia yang bermain di luar," kata Indra Sjafri saat ditemui di lapangan A Senayan, Jakarta, Jumat (9/2/2024).
"Saya sudah menginventarisir sekitar 8-10 pemain yang berpaspor Indonesia yang bermain di luar baik itu keturunan dan anak anak Indonesia yang bermain di luar," jelasnya.
Timnas Indonesia U-20 pada tahun ini akan mengikuti sejumlah turnamen seperti Piala AFF U-19 2024, Kualifikasi Piala Asia U-20 2025. Kemudian target utama adalah lolos ke Piala Dunia U-20 2025.
Mengingat target yang ingin dicapai cukup tinggi tentu Timnas Indonesia U-20 harus diisi pemain berkualitas. Oleh sebab itu, Indra benar-benar serius melakukan seleksi terhadap pemain.
"Ada setiap minggu kita coret, ada setiap minggu kita panggil, memang kita ndak ada umumkan di media. Yang kita umumkan hanya pemanggilan dari kompetisi Soeratin," jelas Indra Sjafri.
Baca Juga: Inovasi Baru Lagi, Kartu Biru Siap Diperkenalkan di Sepak Bola, Ini Fungsinya
"Sekarang kita sedang menunggu potensi dari ada (Liga) top skor, EPA dan tentu kompetisi Liga 3. Karena kompetisi liga tiga regulasi nya kalo enggak salah diisi oleh pemain kelahiran 2005," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Respons Pelatih Thailand Usai Masuk Grup Neraka Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Taktik Psikologis John Herdman Siap Sulap Timnas Indonesia Jadi 'Kuda Hitam' Piala Asia 2027
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958