Suara.com - Manajer Everton Sean Dyche mempersiapkan taktik dan strategi yang paling efektif guna membendung serangan Manchester City dalam laga pekan ke-24 Liga Inggris yang akan digelar di Stadion Etihad, Manchester, Sabtu (10/2/2024).
Dikutip ANTARA dari laman resmi klub, Sean menjelaskan Manchester City memiliki kekuatan pada kedalaman skuad mereka sehingga Everton perlu tetap waspada terlepas siapa pun yang nanti diturunkan Pep Guardiola.
"Anda harus menghadapi itu. Itu adalah mentalitas yang berusaha kami lanjutkan. Tak peduli siapa pun yang akan kami hadapi, kami harus datang dengan pikiran jernih untuk difokuskan," jelas Sean.
"Mereka sedang dalam performa bagus dan bisa melakukan banyak perubahan karena kedalaman skuadnya. Ini sulit, mereka adalah tim yang sangat bagus – kita semua tahu itu," sambungnya.
"Komposisinya harus tepat. Anda harus bertahan dengan baik tetapi bermain dengan baik dan memanfaatkan peluang Anda ketika peluang datang kepada Anda," pungkasnya.
Mengenai strategi yang akan diterapkan Everton pada pertandingan kontra Manchester City, Sean menjelaskan tentu ada perubahan dibanding laga sebelumnya.
Pada pertandingan terakhirnya, Everton sukses mengamankan satu poin ketika menjamu Tottenham Hotspur setelah bermain imbang dengan skor 2-2.
Menurut Sean, strategi ketika menghadapi Tottenham Hotspur tak akan bisa diterapkan ketika bertemu Manchester City karena beberapa aspek.
Baca Juga: Prediksi Manchester City vs Everton di Liga Inggris: Preview, Skor, Link Live Streaming
"Anda harus menekan dengan bijak. Itu harus benar-benar dirancang karena mereka adalah tim yang luar biasa. Mereka sudah terbiasa untuk itu, jangan lupa bagaimana mereka bermain dan mereka telah bermain dengan banyak lawan yang menekan," ungkap Sean.
"Anda harus pintar dalam menekan. Anda tidak bisa begitu saja membawa kantong kering tertiup angin, harus terorganisir. Saya pikir para pemain telah menunjukkan bahwa mereka bisa melakukan itu musim ini," pungkasnya.
Pada pertandingan nanti Everton berupaya untuk setidaknya mengamankan poin agar dapat keluar dari zona degradasi setelah menempati posisi ke-18 klasemen sementara Liga Inggris dengan 19 poin dari 23 pertandingan.
Berita Terkait
-
Kagumi Gaya Bermain Brighton di Bawah Komando Roberto De Zerbi, Postecoglou Minta Pemain Tottenham Waspada
-
Tumbang di Markas Arsenal Pekan Lalu, Klopp Tak Ingin Liverpool Terpeleset di Anfield
-
Erling Haaland dan Kevin de Bruyne Siap Tempur, Manchester City Berpeluang Gusur Liverpool dari Puncak Klasemen
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
-
Persija Kembali Gagal Jadi Tuan Rumah vs Persib Bandung di Jakarta, Panpel Soroti Jadwal
-
Eduardo Camavinga Terancam Absen Bela Prancis di Piala Dunia 2026 Akibat Performa Buruk di Madrid
-
Beban Berat Mohamed Salah Memutus Rekor Buruk Tanpa Kemenangan Mesir di Piala Dunia
-
Blak-blakan Casemiro soal Nasib Neymar di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Haiti: Kuda Hitam Karibia yang Kembali ke Piala Dunia Setelah Penantian 52 Tahun
-
Lamine Yamal Mulai Latihan Pemulihan Cedera Demi Membela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026