Suara.com - Pada awal tahun 2024, tim nasional sepak bola Indonesia mengalami kenaikan peringkat yang signifikan dalam ranking FIFA setelah penampilan impresif mereka di Piala Asia 2023. Fluktuasi peringkat ini mencerminkan dinamika yang dialami tim sejak ditangani oleh Shin Tae-yong.
Saat Shin Tae-yong resmi bergabung dengan PSSI pada 28 Desember 2019, Timnas Indonesia berada di peringkat ke-173 dalam peringkat FIFA. Posisi ini dihasilkan setelah kegagalan tim dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Namun, Shin Tae-yong baru memulai tugasnya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada bulan Januari 2020. Persiapan tim untuk lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 terganggu oleh pandemi Covid-19 yang melanda dunia.
BACA JUGA: 2 Rekor Timnas Indonesia Dibongkar Erick Thohir Usai Ranking FIFA Melonjak Tajam
Sepanjang tahun 2020, tidak ada pertandingan internasional yang dijalani oleh Timnas Indonesia akibat dampak pandemi ini.
Kondisi serupa berlanjut hingga awal tahun 2021. Setelah situasi mulai membaik, pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia fase kedua dapat dilanjutkan pada bulan Juni.
Dalam persiapan untuk pertandingan tersebut, Shin Tae Yong memilih Uni Emirat Arab sebagai lokasi pemusatan latihan.
Meskipun demikian, hasil pertandingan uji coba melawan Afghanistan dan Oman di Dubai tidak sesuai harapan dengan catatan kekalahan.
Baca Juga: Suwon FC Akui Minati Asnawi Mangkualam sebelum Rekrut Pratama Arhan
Pada Agustus 2021, Indonesia mengalami penurunan peringkat menjadi ke-174 setelah mengalami tiga kekalahan dalam pertandingan kualifikasi.
Peringkat ini kembali turun menjadi ke-175 pada bulan September 2021, walaupun tim berhasil meraih tiga kemenangan dan satu kekalahan selama Oktober dan November.
Namun, peringkat Indonesia mengalami lonjakan signifikan pada Februari 2022, mencapai peringkat ke-151 setelah mencapai final Piala AFF 2020 (2021). Pencapaian ini membuat FIFA mengakui Indonesia sebagai salah satu tim yang paling progresif.
Meskipun sempat mengalami penurunan peringkat menjadi ke-159 pada Maret, peringkat Indonesia kembali membaik menjadi ke-155 setelah menghadapi laga Kualifikasi Piala Asia 2023.
Tim berhasil meraih kemenangan melawan Kuwait dan Nepal, meskipun harus mengakui keunggulan Yordania.
Peringkat Timnas Indonesia kembali membaik menjadi ke-152 pada Oktober 2022 setelah mengamankan dua kemenangan dalam pertandingan uji coba melawan Curacao di kandang sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular