Suara.com - Profil Jaydon Banel sebagai pemain grade A Ajax Amsterdam yang masuk dalam alternaif naturalisasi Timnas Indonesia, winger muda dengan kewarganegaraan Belanda.
Jaydon Banel disebut memiliki darah Indonesia dan masuk sebagai salah satu pemain untuk dinaturalisasi oleh PSSI.
Pemain muda potensial milik Ajax Amsterdam, bisa ditempatkan sebagai winger dan penyerang tengah, penampilan di level klub pun cukup impresif.
Kans Jaydon Banel bermain untuk Timnas Indonesia cukup besar jika proses naturalisasi bisa dilewati segera, pecinta sepak bola Tanah Air pun tertarik.
Kehadiran Jaydon tentu sangat berharga dan mampu meningkatkan daya gedor lini serang skuad Garuda, sosoknya tentu juga dilirik Timnas Belanda.
Pemain keturunan Belanda-Suriname ini memang masih bermain di level U-21 Ajax Amsterdam, namun ia pernah dipanggil memperkuat Timnas Belanda U-19.
Total sudah lima caps ia catatkan bersama Timnas Belanda U-18 dan U-19, performanya di level klub dan tim nasional inilah yang membuat publik Tanah Air menyorotinya.
Hal ini tak lepas dari kurang gregetnya striker-striker yang dimiliki Timnas Indonesia saat ini di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Hanya Rafael Struick yang selalu jadi andalan, baik di laga persahabatan maupun kompetisi resmi FIFA seperti Piala Asia 2023.
Baca Juga: Hati-hati Soal Wacana Naturalisasi Jairo Riedewald, Ini yang Ditakutkan PSSI
Padahal Rafal Struick masih berusia 20 tahun, karena itulah Timnas Indonesia masih butuh striker-striker baru berkualitas.
Berikut profil singkat Jaydon Banel.
Nama Lengkap: Jaydon Amauri Banel
Tanggal lahir / Umur: 19 Okt 2004 (19)
Kewarganegaraan: Belanda
Tinggi: 1,72 m
Posisi: Sayap Kiri - Penyerang Tengah
Pemain Nasional: Belanda U-20
Jumlah penampilan / Gol: 0 / 0
Harga pasaran: Rp12,17 miliar
Karier Klub:
2012-2013 (Zeeburgia Yth - Ajax Yth)
2020-2021 (Ajax Youth - Ajax U-17)
2021-2022 (Ajax U-17 - Ajax U-18)
2022-2023 (Ajax U-18 - Ajax U-21)
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
3 Pemain Borneo FC yang Berpotensi Tak Dilepas ke Timnas Indonesia U-23
-
Pelatih Vietnam Punya Keluhan Sama dengan Timnas Indonesia Jelang Bentrok di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Mendadak Masuk Bursa Calon Pelatih Korea, Shin Tae-yong Beri Respons Bijak Soal Keributan Son Heung-min
-
Nova Arianto Resmi Pimpin Timnas Indonesia U-16, Panggil 32 Pemain dalam TC Perdana
-
Elkan Baggott Perkecil Kekalahan Bristol Rovers dengan Jadi Penyerang, Bantu Cetak Gol Lewat Sundulan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial