Suara.com - Nova Arianto meminta bimbingan secara terbuka dari pelatih Shin Tae Yong untuk mengoptimalkan potensi para pemain Timnas Indonesia U-16.
Setelah menggantikan Bima Sakti yang sebelumnya menangani Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023, Nova Arianto kini menjadi pelatih Timnas Indonesia U-16, yang sedang dipersiapkan untuk Piala AFF U-16 2024 dan Kualifikasi Piala Asia U-17 2025.
Dalam menghadapi tantangan tersebut, Nova Arianto mengakui bahwa waktunya terbatas.
Menurutnya, pemain U-16 ini menjadi pondasi untuk masa depan Timnas Indonesia, mulai dari level U-23 hingga senior.
Oleh karena itu, PSSI dan tim nasional perlu cermat dalam pemilihan dan pembentukan pemain.
"Yang pasti U-16 ini generasi baru pemain Timnas ke depannya, karena kalo di U-23 kita bisa punya data pemain dari U-20, kalau U-20 dari U-17, tapi kalo U-16 memang generasi baru, kendalanya kita tidak punya waktu yang panjang untuk seleksi," ujar Nova.
Dalam persiapannya untuk Piala AFF U-16 2024 dan Kualifikasi Piala Asia U-17 2025, Nova Arianto meminta masukan dari Shin Tae Yong untuk membentuk Timnas Indonesia U-16.
BACA JUGA: Kembali ke Skuad PSS Sleman, Gelandang Lebanon Jihad Ayoub Genjot Fisik Jelang Lanjutan Liga 1
Baca Juga: Besut Timnas Indonesia U-16, Nova Arianto Adopsi Gaya Kepelatihan STY
Setiap pemain yang hadir, baik pada gelombang pertama, kedua, atau ketiga, merupakan rekomendasi dari Piala Soeratin.
PSSI memiliki tim talent scouting di EPA, dan kami meminta masukan dari Shin Tae Yong.
"Kita minta masukan STY," kata Nova.
Penunjukan Nova Arianto sebagai pelatih Timnas Indonesia U-16 merupakan bagian dari upaya regenerasi kepelatihan di Timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan