Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menunjuk Satoru Mochizuki sebagai pelatih timnas putri Indonesia.
Satoru, yang memiliki prestasi cemerlang di Jepang, diharapkan membawa pengalaman berharga untuk memajukan sepak bola wanita di Indonesia.
Pemilihan Satoru sebagai pengganti Rudy Eka Priyambada sebagai pelatih kepala menandai langkah baru dalam pengembangan timnas putri.
Berikut setidaknya dua fakta menarik dari keputusan PSSI merekrut Satoru Mochizuki:
1. Alasan PSSI Rekrut Satoru
Erick Thohir menyatakan bahwa penunjukan Satoru sebagai pelatih timnas putri adalah wujud komitmen PSSI terhadap pengembangan sepak bola wanita.
Keputusan ini diperkuat oleh fakta bahwa beberapa pemain timnas putri sudah berkarir di luar negeri.
PSSI berharap dapat memanfaatkan pengalaman pelatih berkualitas seperti Satoru untuk meningkatkan kualitas dan prestasi sepak bola wanita Indonesia.
Baca Juga: Maunya dari Jerman, Erick Thohir Belum Ketemu Sosok Direktur Teknik Pengganti Indra Sjafri
Baca juga: Kapten Suwon Sebut Kualitas Pratama Arhan Masih di Bawah Pemain Korea, tapi..
"Penunjukan ini bertujuan agar sepak bola putri kita juga bangkit, membuktikan bahwa kami di PSSI tidak hanya fokus pada sepak bola putra."
"Mengapa langsung timnas? Karena saat ini, timnas putri kita memiliki pemain-pemain berkualitas, beberapa di antaranya bermain di liga luar negeri."
"Jadi, momentumnya sedang bagus dan kita harus memanfaatkannya," kata Erick Thohir seperti yang dilansir dari laman PSSI.
2. Cara Rekrut Pemain Timnas Putri Indonesia
Dengan belum adanya kompetisi, Satoru Mochizuki berencana melakukan blusukan langsung untuk mencari pemain di berbagai daerah.
Satoru Mochizuki telah bersemangat untuk segera membangun kerangka tim nasional putri.
"Saya berencana untuk pergi ke beberapa kota yang sudah disepakati dengan Direktur Teknik (Indra Sjafri)," ujar Satoru Mochizuki pada Selasa (20/2/2024).
"Tujuannya adalah untuk melakukan scouting dan persiapan menjelang AFC U-17."
"Setelah melakukan scouting, rencananya saya akan menggelar pemusatan latihan (TC)," kata pelatih asal Jepang tersebut.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Viral Kuskus Waigeo di Atas Pohon Tumbang: Saat Hutan Habitat Satwa Endemik Papua Menyusut
-
Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka
-
Sempat Ingin Berhenti demi Orang Tua, Kasman Kini Jadi Jembatan Bahasa di Industri Nikel Obi
-
Siapkan 1.000 Pengacara dan Digitalisasi Data, PPP Mulai Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029
-
Hadirkan CFX Cryptalk dan CFX Seaside Mixer, Ekosistem CFXM Dorong Sinergi Industri Aset Digital
-
Seorang Relawan Gempa Flores Dikabarkan Gugur saat Bantu Korban Bencana
-
Saat Membeli Rumah, Mengapa Jejak Karbon Sering Tak Jadi Pertimbangan?
-
Gelar Serpong Warrior Challenge Run 2026, BRI Buka Promo Diskon Tiket 50 Persen di BRImo
-
Soal Karhutla, PKB Sentil Menhut: Jangan Cuma 'Cosplay Damkar'
-
APBD DKI 2026 Turun ke Rp79,59 Triliun, DPRD Jakarta Janji Bansos dan Sekolah Tetap Aman