News / Nasional
Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:10 WIB
Relawan Yayasan Gerak Bareng bernama Ahmad Zaki Ali dikabarkan gugur di Manggarai Timur pada Jumat (21/8/2026). [Antara]
Baca 10 detik
  • Relawan Yayasan Gerak Bareng bernama Ahmad Zaki Ali dikabarkan gugur di Manggarai Timur pada Jumat (21/8/2026).
  • Korban diduga meninggal akibat kelelahan saat menjalankan tugas kemanusiaan membantu korban gempa Flores di NTT.
  • Gempa berkekuatan 7,7 pada 15 Agustus tersebut menyebabkan 83 korban jiwa serta ribuan bangunan mengalami kerusakan.

Suara.com - Seorang relawan bencana gempa Flores dikabarkan gugur pada Jumat (21/8/2026). Berdasarkan informasi yang diperoleh Suara.com, relawan tersebut gugur saat membantu para korban gempa di Dampek, Manggarai Timur, Flores, NTT.

Dari foto serta video yang diterima redaksi di Jakarta, relawan dari Yayasan Gerak Bareng itu diduga gugur karena kelelahan. Dari foto KTP yang diperoleh, relawan yang gugur itu bernama Ahmad Zaki Ali yang berasal dari Jakarta.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, saat dikonfirmasi Suara.com dari Jakarta, mengatakan pihaknya belum mengetahui informasi tetang gugurnya relawan tersebut.

"Kami belum mendapatkan update untuk ini, " kata Berton Panjaitan, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Sementara itu Yayasan Gerak Bareng juga belum memberikan keterangan resmi.

Gempa Flores berkekuatan 7,7 pada 15 Agustus kemarin telah menyebabkan 83 orang meninggal, 986 orang cedera dan 110.785 orang mengungsi.

Selain itu terdapat 44.946 unit rumah rusak akibat gempa. Dari data itu, sebanyak 17.176 unit mengalami rusak berat, 9,758 unit mengalami rusak sedang dan rusak ringan 18.013 unit.

Load More