- Relawan Yayasan Gerak Bareng bernama Ahmad Zaki Ali dikabarkan gugur di Manggarai Timur pada Jumat (21/8/2026).
- Korban diduga meninggal akibat kelelahan saat menjalankan tugas kemanusiaan membantu korban gempa Flores di NTT.
- Gempa berkekuatan 7,7 pada 15 Agustus tersebut menyebabkan 83 korban jiwa serta ribuan bangunan mengalami kerusakan.
Suara.com - Seorang relawan bencana gempa Flores dikabarkan gugur pada Jumat (21/8/2026). Berdasarkan informasi yang diperoleh Suara.com, relawan tersebut gugur saat membantu para korban gempa di Dampek, Manggarai Timur, Flores, NTT.
Dari foto serta video yang diterima redaksi di Jakarta, relawan dari Yayasan Gerak Bareng itu diduga gugur karena kelelahan. Dari foto KTP yang diperoleh, relawan yang gugur itu bernama Ahmad Zaki Ali yang berasal dari Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, saat dikonfirmasi Suara.com dari Jakarta, mengatakan pihaknya belum mengetahui informasi tetang gugurnya relawan tersebut.
"Kami belum mendapatkan update untuk ini, " kata Berton Panjaitan, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.
Sementara itu Yayasan Gerak Bareng juga belum memberikan keterangan resmi.
Gempa Flores berkekuatan 7,7 pada 15 Agustus kemarin telah menyebabkan 83 orang meninggal, 986 orang cedera dan 110.785 orang mengungsi.
Selain itu terdapat 44.946 unit rumah rusak akibat gempa. Dari data itu, sebanyak 17.176 unit mengalami rusak berat, 9,758 unit mengalami rusak sedang dan rusak ringan 18.013 unit.
Berita Terkait
-
Jumlah Pengungsi Gempa NTT Terus Naik, Sudah Capai 92.735 Orang
-
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik
-
Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Kumpulkan Donasi Rp5,8 Miliar
-
Update Gempa NTT: 75 Meninggal, 907 Luka, Gempa Susulan 3.752 Kali
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kalimantan Membara, Ridwan Andi Wittiri Desak Evaluasi Total Karhutla: Ini Soal Nyawa Rakyat
-
Viral Kuskus Waigeo di Atas Pohon Tumbang: Saat Hutan Habitat Satwa Endemik Papua Menyusut
-
Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka
-
Sempat Ingin Berhenti demi Orang Tua, Kasman Kini Jadi Jembatan Bahasa di Industri Nikel Obi
-
Siapkan 1.000 Pengacara dan Digitalisasi Data, PPP Mulai Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029
-
Hadirkan CFX Cryptalk dan CFX Seaside Mixer, Ekosistem CFXM Dorong Sinergi Industri Aset Digital
-
Seorang Relawan Gempa Flores Dikabarkan Gugur saat Bantu Korban Bencana
-
Saat Membeli Rumah, Mengapa Jejak Karbon Sering Tak Jadi Pertimbangan?
-
Gelar Serpong Warrior Challenge Run 2026, BRI Buka Promo Diskon Tiket 50 Persen di BRImo
-
Soal Karhutla, PKB Sentil Menhut: Jangan Cuma 'Cosplay Damkar'