Suara.com - Daftar kandidat untuk posisi pelatih kepala tim nasional Korea Selatan kian bertambah, dengan seorang ikon Manchester United menduduki posisi terdepan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Jurgen Klinsmann.
Setelah kegagalan di ajang Piala Asia 2023, Jurgen Klinsmann dipecat oleh Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA), yang memicu spekulasi tentang siapa penggantinya.
Steve Bruce, yang memiliki rekam jejak pelatihan di Premier League, terkenal dengan pekerjaannya bersama klub-klub yang tidak selalu berada di puncak klasemen.
BACA JUGA: Profil Djone Alexandre Nathanael, Pemain Keturunan Kamerun di Timnas Indonesia U-16
Bruce telah melatih sejumlah tim termasuk Sheffield United, Huddersfield, Wigan, Crystal Palace, Birmingham, Sunderland, Hull City, Aston Villa, Sheffield Wednesday, Newcastle, dan yang terakhir adalah West Brom.
Mari kita kenali lebih dekat Steve Bruce
Lahir pada tanggal 31 Desember 1960, Stephen Roger "Steve" Bruce adalah mantan pemain sepak bola profesional dan manajer asal Inggris yang berposisi sebagai bek selama masa bermainnya.
Karier sepak bola Bruce dimulai di Gillingham dan ia menjadi bagian penting dari Manchester United antara tahun 1987 dan 1996, sebelum mengakhiri karier bermainnya di Sheffield United pada tahun 1999.
Baca Juga: Frenkie De Jong Kembali Pupus Harapan Manchester United, Bilang Begini Jelang Napoli vs Barcelona
Setelah pensiun sebagai pemain, Bruce memulai karier kepelatihannya, mengambil alih Sheffield United pada tahun 1998-1999, sebelum akhirnya memimpin Hull City pada tahun 2012 setelah berpindah-pindah klub.
Karir Senior Bruce:
- 1979 hingga 1984 di Gillingham
- 1984 hingga 1987 di Norwich City
- 1987 hingga 1996 di Manchester United
- 1996 hingga 1998 di Birmingham City
- 1997 hingga 1999 di Sheffield United
Karir Kepelatihan Bruce mencakup:
- 1998 hingga 1999 di Sheffield United
- 1999 hingga 2000 di Huddersfield Town
- 2001 di Wigan Athletic
- 2001 di Crystal Palace
- 2001 hingga 2007 di Birmingham City
- 2007 hingga 2009 di Wigan Athletic
- 2009 hingga 2011 di Sunderland
- 2012 hingga 2016 di Hull City
Berita Terkait
-
PSSI-nya Korea Selatan Diingatkan Jangan Buru-buru Pilih Pelatih Asing Timnas, Belajar dari Kesuksesan Shin Tae-yong
-
Cedera Lagi, Manchester United Kemungkinan Kehilangan Luke Shaw Hingga Akhir Musim
-
Legenda Manchester United Jadi Calon Pelatih Korea Selatan, Shin Tae-yong Aman Bersama Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli