Suara.com - Gelandang Juventus, Paul Pogba (30), resmi mendapat hukuman sanksi larangan bermain empat tahun setelah gagal tes doping.
Menyitat The Athletic, NADO (Organisasi Anti-Doping Italia) awalnya memberlakukan skors sementara pada September 2023 setelah hasil tes dopingnya positif pasca kemenangan 3-0 Juventus atas Udinese pada 20 Agustus.
Pedoman FIFA untuk sanksi terhadap pemain yang melanggar peraturan anti-doping berkisar antara dua hingga empat tahun. Durasi tergantung dari sengaja atau tidaknya konsumsi doping dilakukan.
Baca juga: Bek Timnas Indonesia U-23 Jadi Sorotan, Cuma Nonton saat Timnya Kebobolan
Dalam tes doping Agustus 2023, terdapat testosteron yang tidak diproduksi oleh tubuh dalam 'sampel A' Pogba, seperti yang dilaporkan oleh NADO.
Setelah diskors sementara, 'sampel B' Pogba diperiksa lebih lanjut di klinik Acqua Acetosa di Roma, yang mengonfirmasi temuan awal.
Selama pertandingan melawan Udinese sebelum uji coba yang gagal, Pogba hanya menjadi cadangan dan tak bermain.
Namun, dia tampil sebagai pemain pengganti dalam pertandingan Serie A berikutnya melawan Bologna (imbang 1-1) dan Empoli (kemenangan 2-0).
Setelah kembali ke Juventus pada musim panas 2022 setelah enam tahun bersama Manchester United, cedera membatasi Pogba hanya tampil dalam 10 pertandingan pada musim 2022-23.
Baca Juga: Amunisi Baru Timnas Indonesia Bantu Klubnya Menang, Makin Dekat Promosi ke Serie A Italia
Baca juga: 3 Alasan Shin Tae-yong Perlu Panggil Jack Brown ke Timnas Indonesia U-23
Dari 91 penampilan internasionalnya untuk Prancis, penampilan terakhir Pogba adalah pada Maret 2022, dengan dua penampilan sebagai pemain pengganti sebagai satu-satunya penampilannya di musim tersebut.
Sanksi yang diterima Pogba membuat masa depannya di Juventus menjadi tanda tanya mengingat kontraknya baru akan berakhir pada musim panas 2026.
Selama ditinggal Pogba, Juventus menempati posisi kedua di Serie A 2023-2024 tertinggal 12 poin dari pemimpin klasemen Inter. Pertandingan liga berikutnya adalah laga tandang melawan Napoli pada 3 Maret.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari
-
Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah
-
Prediksi Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Koeman Blak-blakan Usai Belanda Imbang Lawan Jepang: Ini Standar Minimal Kami!
-
Tiba di AS, Timnas Iran Lansung Disambut Aksi Demonstrasi, Ini Biang Keroknya
-
Shin Tae-yong Dapat Kuasa Penuh di Persija Jakarta, Manajemen Siap Kasih Pemain Terbaik
-
Wonderkid Baru Barcelona Ini Bakal Jadi Penerus Mohamed Salah di Timnas Mesir Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Arab Saudi Vs Uruguay: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Tumbang di Laga Perdana, Moises Caicedo Ingin Timnas Ekuador Segera Bangkit