Suara.com - Pelatih Real Sociedad Imanol Alguacil meminta anak-anak asuhnya untuk mewaspadai skema bola mati Paris Saint-Germain (PSG) ketika kedua tim bertemu pada leg kedua Liga Champions di Stadion Reale Arena, San Sebastian, Rabu (6/3/2024) dini hari WIB.
Dikutip Antara dari Football Espana, Selasa, Alguacil menjelaskan timnya kerap kebobolan dari skema bola mati pada beberapa pertandingan terakhir, termasuk di leg pertama kontra PSG.
"Anda dapat melatih sesuatu, setelah membuat mereka melihat di papan atau video apa yang akan dilakukan lawan bahkan dengan tanda-tanda, tapi kemudian jika pemain terganggu dan tidak melakukan apa yang harus dia lakukan, itu adalah tanggung jawab pemain," terang Alguacil.
Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Jelang Bayern Munich vs Lazio di Liga Champions, Die Roten Dalam Tekanan
"Ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dan diperbaiki, jelas bahwa kami kini banyak kebobolan karena kami sudah solid dalam bertahan sebelumnya," sambungnya.
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan, dirinya meminta anak-anak asuhnya untuk kembali menunjukkan kepribadian mereka, sama seperti ketika bertandang ke Paris.
Alguacil berharap Real Sociedad dapat mencetak gol terlebih dahulu pada pertandingan nanti, meskipun hal tersebut tidak dapat menjadi patokan untuk menentukan hasil akhirnya.
Dirinya kembali menegaskan, salah satu kunci untuk lolos babak 16 besar Liga Champions adalah tidak kebobolan pada pertandingan nanti.
"Saya yakin jika tim berperilaku seperti satu jam pertama leg pertama, mereka mampu mencetak gol pertama dan menyamakan kedudukan, dan membalikkan keadaan dengan para pemain kami," ungkap Alguacil.
"Saya mengatakan ini bukan hanya karena saya memikirkannya, namun karena kami melakukannya di sana. Kami bermain satu lawan satu dengan semua pemain PSG dan kami mampu unggul. Untuk menang kami harus bermain seperti satu jam pertama di sana," tambah dia.
"Jika kita melakukannya, maka itu akan lebih mudah. Hal itu akan membuat kita semakin lupa dari mana kita berasal. Ini adalah pertandingan yang spesial dan berbeda, jelas," pungkasnya.
Pada pertandingan nanti, Real Sociedad harus menang dengan selisih tiga gol atas PSG untuk lolos babak 16 besar setelah pada leg pertama takluk dengan skor 0-2.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia