Suara.com - Bhayangkara FC berada dalam ancaman degradasi dari BRI Liga 1 musim ini dengan tiga skenario yang mungkin terjadi pada pekan ke-29.
Meskipun merupakan juara Liga 1 2017, performa mereka di musim ini kurang memuaskan dengan hanya tiga kemenangan dari 28 pertandingan.
Terletak di peringkat ke-17 dengan 19 poin, Bhayangkara FC dapat terdegradasi jika kalah dan tiga tim di atas mereka meraih poin pada pekan tersebut.
Pekan ke-29 BRI Liga 1 menyaksikan Bhayangkara FC menghadapi Dewa United pada Sabtu (16/3/2024) di Stadion STIK.
Kekalahan dalam pertandingan ini akan membuat poin maksimal Bhayangkara FC hanya 34, tidak cukup untuk menggeser Persebaya yang berada di posisi ke-12 dengan 35 poin.
Dalam skenario terburuk, Bhayangkara FC akan terdegradasi jika RANS Nusantara minimal bermain imbang melawan Bali United, atau PSS Sleman menang melawan Borneo FC, atau Arema FC menang melawan Persita Tangerang.
Semua skenario tersebut akan membuat tim-tim tersebut memiliki 34 poin, unggul head-to-head dari Bhayangkara FC dan memastikan turun kasta ke Liga 2 musim depan.
Kehadiran Radja Nainggolan Percuma atau Tidak?
Bhayangkara FC telah berusaha keras untuk bertahan di BRI Liga 1 2023/2024 dengan langkah-langkah drastis, termasuk pengeluaran besar untuk merekrut pemain selama bursa transfer paruh musim.
Baca Juga: Gelandang Vietnam Respons Perbedaan Pemain Abroad Timnas Indonesia dan Timnya
Radja Nainggolan, salah satu pemain yang didatangkan, memiliki kontrak setengah musim senilai lebih dari Rp5 miliar, seperti diungkapkan oleh Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Sumardji.
Selain Nainggolan, pemain berprestasi seperti Junior Brando, Witan Sulaemen, Osvaldo Haay, dan Zulfahmi Arifin juga bergabung dengan tim.
Meskipun sempat menunjuk Mario Gomez sebagai pelatih, Bhayangkara FC akhirnya mencopotnya.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Layvin Kurzawa Berambisi Sapu Bersih 9 Sisa Laga BRI Super League
-
Gennaro Gattuso Targetkan Italia Menangi Dua Laga Play-off Piala Dunia Lawan Irlandia Utara
-
Lolos ke Piala Dunia 2026, Moises Caicedo Minta Ekuador Tidak Cepat Puas
-
Main di Klub Arab Saudi, Roger Ibanez Bersyukur Kembali Dapat Panggilan Timnas Brasil
-
Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko Mundur dari Tim Nasional
-
Lama Absen, Riccardo Calafiori Bertekad Bawa Italia Kembali Tampil di Piala Dunia
-
Luis Garcia Plaza Jadi Pelatih Baru Sevilla, Misi Selamatkan dari Degradasi
-
Kesepakatan Batal, Mohamed Salah Pamit Tinggalkan Liverpool Akhir Musim
-
Atletico Madrid Sepakat Lepas Antoine Griezmann ke Orlando City
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa