Suara.com - Pelatih kepala Persebaya Surabaya, Paul Munster, menggarisbawahi pentingnya mengasah naluri mencetak gol bagi anak asuhnya setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Madura United, Rabu (13/3/2024) malam WIB.
Dalam pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya itu, Persebaya Surabaya selaku tuan rumah kesulitan untuk mengonversi peluang menjadi gol.
"Kami memiliki banyak peluang terutama di babak kedua, para pemain sudah melakukan instruksi saya tapi di sepertiga akhir belum bisa membuahkan hasil," kata Munster dalam konferensi pers pasca pertandingan dikutip Suara.com dari Antara, Kamis (14/3/2024).
Baca juga: 5 Pesepak Bola yang Jauhi Alkohol dan Punya Kariernya Awet, Ada Cristiano Ronaldo
"Naluri gol mereka belum ada, insting untuk mencetak gol masih kurang, itu akan saya perbaiki terus ke depannya," tambahnya.
Munster menjelaskan, pada babak pertama dua puluh hingga dua lima menit awal timnya sudah bermain bagus, namun Madura United bisa mengimbangi itu semua.
"Namun di babak kedua kami melakukan perubahan taktik, agar lebih banyak untuk mencetak gol," jelas Munster.
"Pada babak kedua kami sangat bagus, kami sangat baik tetapi kami masih tidak bisa mencetak gol," ucap pelatih asal Irlandia Utara tersebut.
Meski kurang puas dengan kinerja lini depan, Munster tetap menghargai kerja keras para pemainnya dalam laga kontra Madura United ini.
Baca Juga: Adi Satryo dan Wahyu Prasetyo Tembus Timnas Indonesia, Gimana Performanya di Liga 1?
"Jika tidak ada peluang yang terjadi saat pertandingan tadi, itu yang menjadi masalah besar buat saya," kata pelatih yang memiliki lisensi UEFA Pro itu.
Sementara itu, kapten Persebaya, Reva Adi Utama, juga mengakui bahwa kegagalan dalam memaksimalkan peluang menjadi masalah utama timnya.
"Para pemain sudah bermain baik malam hari ini, banyak peluang yang terjadi tapi kami belum bisa memaksimalkannya, terutama di babak kedua kami lebih mendominasi pertandingan," kata Reva Adi Utama.
"Di final third kami tidak bisa memaksimalkan peluang yang ada dan saya rasa banyak peluang yang terjadi, tapi ya beginilah sepak bola jika tidak bisa memaksimalkan hasilnya tidak seperti yang diinginkan juga, hasilnya draw," ujarnya.
Sebelumnya, klub yang berjuluk Bajo Ijo tersebut hanya bermain imbang 0-0 melawan Madura United pada Laga pekan ke-29 Liga 1 Indonesia.
Dengan hasil imbang 0-0 melawan Madura United, Persebaya naik satu peringkat ke-11, sementara Madura United juga naik satu peringkat ke-4 dalam klasemen Liga 1 2023-2024.
Pada pertandingan berikutnya, Persebaya akan menghadapi Arema FC di kandang lawan, sementara Madura United akan menjamu PSS Sleman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Shin Tae-yong Kasih Kode Tipe Pemain-pemain yang Bakal Dicoret dari Persija
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Bintang Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara Direkrut Klub Liga Polandia
-
Sisi Gelap Piala Dunia 2026, NYPD Siaga Hadapi Lonjakan Perdagangan Seks
-
Link Live Streaming Republik Ceko vs Afrika Selatan: Laga Panas Buru Kemenangan Perdana!
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Erling Haaland Hampir Susul Lionel Messi
-
Cristiano Ronaldo di Portugal: Dari Superstar, Kini Masalah Besar?
-
Harry Kane Bongkar Kalimat Sakral Thomas Tuchel Kalahkan Kroasia
-
3 Fakta Menarik Jelang Swiss vs Bosnia di Piala Dunia 2026
-
Roberto Martinez Soroti Serangan Portugal, Mulai Frustasi dengan Ronaldo Sentris?