Suara.com - Persikabo 1973 dipastikan jadi tim pertama yang terdegradasi ke Liga 2 musim depan setelah takluk dari Persik Kediri dengan skor 2-5 dalam laga pekan ke-30 BRI Liga 1 2023-2024, Kamis (28/3/2024).
Dalam pertandingan di Stadion Brawijaya, Persikabo 1973 sejatinya mampu memberi tekanan kepada tuan rumah Persik Kediri.
Namun, sulitnya mereka membongkar pertahanan lawan menjadi bumerang tersendiri di mana gawang Syahrul Trisna sudah kebobolan empat gol di babak pertama.
Baca juga: 3 Pemain yang Mungkin Tak Dipanggil Lagi Shin Tae-yong untuk Lawan Irak dan Filipina
Striker Persik Kediri Flavio Silva menggila dengan memborong seluruh gol tersebut. Dia masing-masing mencetak gol pada menit 14', 19', 34' dan 43' di mana semuanya tercipta lewat open play.
Persikabo sendiri tak tinggal diam usah gawangnya luluh lantak. Mereka berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-4 lewat gol penalti Yandi Sofyan jelang babak pertama berakhir.
Di babak kedua, Persik Kediri sedikit mengendurkan tempo yang membuat Persikabo 1973 bisa lebih leluasa untuk mengembangkan permainan.
Baca juga: Keputusan Vietnam pasca Laga Bikin Marah Shin Tae-yong, Rusak Keceriaan Timnas Indonesia
Pada menit ke-64, Persikabo berhasil mencetak gol kedua untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-4 lewat gol Yandi Sofyan usai memanfaatkan umpan Syahrul Lasinari yang baru masuk di awal babak kedua.
Persik Kediri tak tinggal dia usai dibobol dua kali oleh Persikabo. Aksi Ahmad Agung merangsek ke kotak penalti Persikabo berhasil berbuah hadiah penalti usai dirinya dilanggar di kotak terlarang.
Flavio Silva selaku eksekutor dengan tenang menceploskan bola ke sisi kanan gawang Persikabo 1973 untuk mencatatkan quintrick atau gol kelimanya di laga ini. Persik Kediri pun unggul 5-2.
Kekalahan dari Persik Kediri membuat Persikabo 1973 dipastikan jadi tim pertama Liga 1 2023-2024 yang terjerat degradasi.
Hasil ini membuat Persikabo 1973 baru mengoleksi 17 poin dari 30 pertandingan yang membuat mereka dipastikan tak lagi mungkin mengejar perolehan poin tim-tim di luar zona degradasi.
Dengan empat laga tersisa musim ini, maksimal poin yang bisa dikumpulkan Persikabo 1973 adalah 29. Jumlah itu lebih sedikit dibanding perolehan poin PSS Sleman (31) yang kini menduduki peringkat 15 alias satu strip di atas zona degradasi.
Di sisi lain, kemenangan atas Persikabo membuat Persik Kediri naik ke urutan keenam dalam klasemen sementara Liga 1 2023-2024 dengan koleksi 46 poin dari 30 laga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?