Suara.com - Keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menunda sementara BRI Liga 1 2023-2024 setelah pekan ke-30 ternyata jadi berkah untuk gelandang Persib Bandung, Marc Klok.
Marc Klok diketahui tengah menjalani proses pemulihan cedera yang membuatnya harus absen saat Timnas Indonesia memainkan dua laga Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kontra Vietnam pada Maret lalu.
Dengan adanya penundaan Liga 1, Marc Klok merasa dirinya punya cukup waktu untuk menjalani pemulihan sebelum kembali siap memperkuat Persib Bandung di sisa musim reguler.
Baca juga: Pelatih Fortuna Sittard Ungkap Dampak Positif usai Ragnar Oratmangoen Debut Apik di Timnas Indonesia
“Kondisi saya sudah semakin membaik. Saya rasa masih membutuhkan waktu sekitar sepuluh hari atau dua pekan lagi untuk pemulihan agar kembali bisa berlatih dan bermain,” kata Marc Klok dikutip dari laman resmi Persib, Kamis (4/4/2024).
Klok secara pribadi menyambut positif penundaan Liga 1 yang dia nilai membuatnya tidak absen di banyak pertandingan mengingat kompetisi tengah memasuki periode penting.
“Ini sinyal bagus bagi saya karena tidak melewatkan banyak pertandingan dan memiliki lebih banyak waktu untuk pemulihan," kata Marc Klok.
"Saya melihat ke depan untuk tampil lagi dan berjuang untuk juara, karena berada di papan atas adalah target saya,” tambahnya.
Liga 1 2023-2024 tinggal menyisakan empat pekan di musim reguler. Setelahnya, empat tim teratas di klasemen akhir akan bertarung di championship series.
Baca Juga: BRI Liga 1 Rehat Sejenak, Persija Jakarta Pilih Bubarkan Tim Sementara Waktu
Persib Bandung saat ini menduduki peringkat dua klasemen Liga 1 2023-2024 dengan koleksi 55 poin, tertinggal 15 poin dari Borneo FC yang sudah dinobatkan sebagai juara reguler series.
Baca juga: Tak Sekuat Itu, Rival Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 2024 Tumbang dalam Uji Coba
Melihat peta persaingan empat besar, Persib punya peluang besar untuk finis di zona tersebut guna mengunci tiket ke championship seris.
Kompetisi Liga 1 ditunda sementara untuk mengakomodir kepentingan Timnas Indonesia U-23 yang akan tampil di Piala Asia U-23 2024.
Dengan ditundanya Liga 1, seluruh klub peserta diharapkan mau melepas para pemainnya ke Timnas Indonesia U-23.
Sebagai informasi, Piala Asia U-23 2024 tidak bergulir di kalender resmi FIFA. Alhasil, klub sejatinya tidak punya kewajiban untuk melepas pemain ke tim nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun