Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri, membebaskan para pemainnya untuk memanjakan lidah selama Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Ia percaya anak asuhannya bisa menjaga diri dengan baik.
Timnas Indonesia U-20 baru saja menuntaskan training camp (TC) di Jakarta yang sudah bergulir sejak Maret sampai awal April 2024. Pemusatan latihan ditutup pada Kamis (4/4/2024).
Para pemain dibubarkan ke tim masing-masing. Hal itu dilakukan agar semua pemain bisa merayakan Lebaran bersama keluarga masing-masing.
Biasanya, Idul Fitri selalu diwarnai dengan makanan khas seperti opor ayam, rencang, semur daging, ketupat dan lain sebagainya.
Dari deretan makanan tersebut, tidak semuanya dianggap baik untuk atlet yang butuh menjaga masa otot dan lemak dalam tubuh.
Meski demikian, Indra Sjafri memberi pengecualian untuk para pemain di momen lebaran. Dia membebaskan anak asuhnya menyantap makanan khas lebaran yang momennya cuma ada sekali dalam setahun.
"Mereka kan sudah pemain-pemain yang tahu tentang nutrisi yang baik, dan kita percaya ke pemain-pemain. Kalau tentang nutrisi mereka sudah sangat paham apa yang boleh, apa yang tidak boleh,” kata Indra Sjafri kepada awak media, Kamis (4/4/2024).
“Tetapi, kalau dia misalnya suasana lebaran mencicipi makanan-makanan khas yang dibikin oleh bapak dan ibunya, kenapa tidak. Jadi, saya pikir mereka paham betul apa yang akan dia lakukan,” tambahnya.
Baca Juga: STY Bagi Timnas Indonesia U-23 Dua Tim saat Hadapi Arab Saudi, Ada Tujuan Khusus!
Baca juga: Waspada Timnas Indonesia U-23, Yordania Hajar Thailand dalam Persiapan Piala Asia U-23 2024
Adapun Timnas Indonesia U-20 dipersiapkan untuk berlaga di Piala AFF U-19 2024 bulan Juni nanti, kemudian berlaga di kualifikasi Piala Asia U-20 2025 bulan September mendatang.
Timnas Indonesia U-20 ini diharapkan bisa menembus Piala Dunia U-20 2025. Oleh sebab itu persiapan sejak dini sudah dilakukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey