Suara.com - Mikel Arteta, pelatih Arsenal, menyoroti pentingnya pembelajaran dari kekalahan sebagai modal untuk meraih kesuksesan di kompetisi elit seperti Liga Champions.
Meskipun harus menerima kekalahan 0-1 dari Bayern Muenchen dalam leg kedua babak perempat final Liga Champions di Allianz Arena, Muenchen, pada Kamis dini hari WIB, Arsenal masih memiliki harapan untuk masa depan yang cerah di pentas Eropa.
Kekalahan tersebut, meskipun mengecewakan, tidak menghentikan ambisi Arsenal untuk tampil di panggung Liga Champions musim depan.
BACA JUGA: Prediksi Atalanta vs Liverpool di Perempat Final Liga Europa: Preview, Skor dan Link Live Streaming
Mikel Arteta yakin bahwa kekalahan adalah bagian dari proses pembelajaran yang akan memperkuat mental dan kualitas timnya di masa mendatang.
"Sayang kami tak berhasil melaju ke semifinal, kami harus belajar dari pertandingan ini, saya terlebih akan mempersiapkan tim, dan mendapatkan tiket Liga Champions untuk berada pada posisi yang sama bersaing dalam musim depan," kata Arteta dalam laman Arsenal, Kamis.
"Saya jelas sedih sekali. Ruang ganti sangat kecewa. Kami sudah banyak berharap dan berinvestasi, tetapi margin dalam kompetisi ini sangat kecil, dan kami tidak dapat membuat perbedaan pada saat-saat itu," kata pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut.
BACA JUGA: Amunisi Persija Makin Tipis Jelang 3 Laga Terakhir BRI Liga 1, Bagaimana Nih Thomas Doll?
Arteta menilai Bukayo Saka dan kawan-kawan telah menunjukkan performa maksimal.
Baca Juga: Link Live Streaming Bayern Munich vs Arsenal, Perempat Final Liga Champions 18 April
Menurut Arteta, tim Meriam London memang belum siap secara mental karena absen tujuh tahun dari kompetisi itudan baru mencapai perempat final sejak 2010.
"Tetapi niat kami adalah untuk mempercepat segalanya dan pada musim pertama kami siap bermain dalam semifinal dan kami sangat dekat menuju ke sana," kata Arteta.
Setelah kalah dua kali berturut-turut dari Aston Villa dan Muenchen dalam kurun satu pekan, Arteta berharap pemain-pemainnya menunjukkan performa impresif dalam perebutan gelar juara Liga Inggris yang kini jadi satu-satunya gelar yang bisa diperoleh Arsenal.
Muenchen melangkah ke babak semifinal untuk bersua Real Madrid yang mengalahkan juara bertahan Manchester City lewat babak adu penalti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sempat Diragukan, Lini Tengah Timnas Indonesia Ternyata Stabil!
-
Thom Haye Sebut Timnas Indonesia Harusnya Menang atas Bulgaria
-
Fakta John Herdman di 2 Laga FIFA Series, Eksploratif Tapi Tanggung Jawab!
-
Setelah Tampil Ganas di FIFA Series 2026, Apa Lagi Tantangan Timnas Indonesia?
-
Perluas Interaksi Digital Suporter, Persija Gandeng Chiliz Luncurkan Fan Token
-
Ada Andil Patrick Kluivert, Timnas Indonesia Gagal Dapat Hadiah Ratusan Miliar dari FIFA
-
Hadapi Persiku, Kendal Tornado FC Diperkuat Tambahan Dua Amunisi Eks Timnas Indonesia
-
Timnas Irak Lolos ke Piala Dunia 2026, Pelatih Persib Angkat Topi untuk Anak Asuhannya
-
Kilas Balik Lini Belakang Timnas Indonesia di2Laga FIFA Series 2026, Solid Tak Terbantahkan
-
Bukan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Ini Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia