Suara.com - Pelatih AC Milan, Stefano Pioli menyebut kekalahan pada leg kedua perempat final Liga Europa melawan AS Roma dengan skor 1-2 (agregat 1-3) di Stadion Olimpico, Jumat (19/4/2024) dini hari WIB membuat Rossoneri meninggalkan kompetisi dengan 'penyesalan'.
AS Roma yang bermain di hadapan pendukung sendiri mencetak dua gol di babak pertama melalui Gianluca Mancini (12') dan Paulo Dybala (22').
Sementara itu, AC Milan yang unggul jumlah pemain sejak menit ke-31 setelah Zeki Celik mendapatkan kartu merah, tak sanggup memanfaatkan peluang-peluang yang diciptakan dengan baik dan hanya sanggup membalas satu gol pada menit akhir laga melalui Matteo Gabbia (85').
“Kami meninggalkan turnamen ini dengan penyesalan. Roma menunjukkan lebih banyak kualitas dan determinasi di dua leg, jadi mereka pantas untuk lolos,” kata Pioli, dilansir dari Sky Sport Italia, Jumat.
"Kami tentu saja kurang berkualitas, selain mungkin tidak menciptakan peluang yang jelas, kami memiliki situasi di dalam kotak penalti yang seharusnya bisa kami manfaatkan lebih baik," tambahnya.
"Kami seharusnya memanfaatkan fakta bahwa mereka bermain dengan 10 pemain, namun kami tidak memiliki kualitas atau tekad untuk membalikkan hasil seperti itu setelah tertinggal 2-0," lanjutnya.
Pelatih asal Italia itu juga menyayangkan finishing Milan yang sangat buruk dimana dari dua laga melawan Roma, Rossoneri hanya sanggup menyarangkan satu gol dari total 45 tembakan yang diciptakan.
Sementara itu, menurutnya tim asuhan Daniele De Rossi dari dua leg perempat final bermain efektif dengan mampu mencetak tiga gol dari total 16 tembakan yang dilepaskan.
“Roma tampil bagus, kami tidak efisien di dua fase," kata pelatih 58 tahun itu.
Baca Juga: AS Roma ke Semifinal Liga Europa Singkirkan AC Milan, De Rossi: Ada Andil Real Madrid
Situasi ini membuat Milan tidak dalam mood yang bagus menjelang Derbi Della Madonnina di Liga Italia melawan Inter Milan di San Siro pada Selasa (23/4) pukul 01.45 WIB, di mana kemenangan bagi Inter nantinya membuat mereka otomatis menyegel Scudetto musim ini di depan sang rival abadi.
Berita Terkait
-
AC Milan hingga Juventus Berebut Tanda-tangan Bek Manchester City, Siapa yang Dapat?
-
Pelatih Sassuolo Buka Suara Soal Kondisi Cedera Jay Idzes Usai Lawan AC Milan
-
Jay Idzes Cs Bungkam AC Milan, Gagalkan Ambisi Kunci Tiket Liga Champions Lebih Cepat
-
Sassuolo Tumbangkan 10 Pemain AC Milan 2-0, Jay Idzes Alami Cedera
-
Manchester United Bidik Christian Pulisic, Massimiliano Allegri Langsung Pasang Badan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter
-
Penantian 20 Tahun, Mikel Arteta: Kami Kembali ke Final Liga Champions
-
3 Fakta Menarik usai Arsenal Lolos ke Final Liga Champions, Penantian 20 Tahun
-
Klasemen Grup B Piala Asia U-17 2026: Jepang di Puncak, Indonesia Tempel Ketat