Suara.com - Pengamat sepak bola Tanah Air, Justinus Lhaksana atau yang akrab dipanggil Coach Justin memberikan sindiran pedas kepada sosok yang mengkritik Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong.
Hal itu disampaikan Coach Justin dalam siaran langsung di kanal YouTube miliknya saat Timnas Indonesia U-23 menghadapi Yordania U-23 dalam matchday ketiga Grup A Piala Asia U-23 2024, Minggu (21/4/2024) malam WIB.
Coach Justin secara tegas menyebut pihak yang menganggap kinerja Shin Tae-yong tak bagus bersama Timnas Indonesia adalah orang-orang yang tak mengerti sepak bola.
Baca juga: Komentar Shin Tae-yong usai Bawa Timnas Indonesia U-23 Cetak Sejarah di Piala Asia U-23 2024
Dia menyampaikan komentar itu saat Timnas Indonesia U-23 sudah unggul 4-1 atas Yordania lewat gol-gol yang dicetak Marselino Ferdinan (2 gol), Witan Sulaeman dan Komang Teguh.
Gol Yordania sendiri datang dari 'bantuan' Timnas Indonesia U-23 di mana Justin Hubner melakukan aksi bunuh diri pada menit ke-79.
"Gila gua gak ngerti yang bilang STY (Shin Tae-yong) itu jelek, gak paham gue, asli [mereka] gak ngerti bola, sesimple itu," kata Coach Justin dikutip dari rekaman siaran langsung di kanal YouTube-nya, Senin (22/4/2024).
Komentar Coach Justin memang tidak secara spesifik menyebut nama tertentu, tetapi melihat dinamika ke belakang, pengamat sepak bola Tommy Welly alias Bung Towel dianggap warganet merupakan salah satu orang yang tengah disindir.
Bung Towel belakang memang kerap mengkritik Shin Tae-yong, bahkan ketika Garuda Muda mengalahkan Australia 1-0 dalam matchday kedua Grup A pada Kamis (18/4/2024) lalu.
Kritik terhadap Shin Tae-yong dilancarkan Bung Towel saat menghadiri acara Talk Show di salah satu televisi swasta. Dia menyebut kemenangan atas Australia justru membuktikan omongan Shin Tae-yong tidak benar.
Baca juga: Klasemen Akhir Grup A Piala Asia U-23 2024 usai Timnas Indonesia U-23 Hancurkan Yordania 4-1
"Kenapa bisa menang? Karena pertimbangannya ini tim (Indonesia U-23) pernah main di senior semua," kata Bung Towel.
"Kenapa happy? Karena menurut saya kebenarannya jadi terungkap. Kebenarannya? 7 dari yang main (Starting XI) main di Liga 1."
"Belakangan di era Shin Tae-yong ini muncul sentimen 'Local Pride' yang dipelesetin jadi 'Lokal Pret. Muncul sentimen itu"
"Semalam dari Starting XI, 7 (pemain) di antaranya main di Liga 1. Shin Tae-yong kan bilang pemain kita lemah mentalnya, takut kalah sebelum bertanding. Tidak terbukti," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman