Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 26 April 2024 | 12:54 WIB
Timnas Indonesia U-23. (pssi.org)

Unggul 1-0 membuat permainan Timnas Indonesia U-23 lebih cair. Witan Sulaeman Cs lebih berani bermain terbuka gempur pertahanan Korsel.

Korsel masih berusaha bongkar pertahanan Timnas Indonesia U-23. Untungnya Rizky Ridho Cs selalu berhasil mematahkan permainan Korsel.

Menit ke-31 Timnas Indonesia U-23 hampir saja menggandakan keunggulan. Kerja sama antara yang bagus antara Struick dan Marselino gagal berbuah gol. Tendangan Marselino melebar di sisi kanan gawang.

Korsel menekan pertahanan Timnas Indonesia U-23 di akhir babak pertama. Hingga pada akhirnya mereka bisa menyamakan kedudukan.

Sundulan Eung Ji-sung gagal diantisipasi oleh Ernando Ari. Bola lepas masuk ke dalam gawang.

Skor 1-1 tidak berlangsung lama. Rafael Struick yang mencuri bola berhasil mencetak gol gagal diantisipasi kiper lawan. Skor menjadi 2-1.

Tidak ada lagi gol sampai turun minum. Skor 2-1 untuk Timnas Indonesia U-23 tak berubah di babak pertama.

Timnas Indonesia U-23 langsung menekan sejak babak kedua dimulai. Terbukti Garuda Muda hampir mencetak gol ketiga pada menit ke-55.

Menit ke-70 Korsel harus bermain dengan 10 pemain. Lee Young-jun diganjar kartu merah langsung usai melanggar Justin Hubner.

Baca Juga: Kisah 'Nyowo Balen' yang Selamatkan Justin Hubner dari Status Pecundang ke Pemenang

Sampai dengan menit ke-80 belum ada tambahan gol tercipta. Timnas Indonesia U-23 masih dalam tekanan dari pemain-pemain Korsel.

Gawang Timnas Indonesia U-23 akhirnya kebobolan pada menit ke-84. Berawal dari counter-attack, Jeong San-bin yang lepas dari kawalan mampu bobol gawang Ernando Ari. Skor menjadi 2-2.

Garuda Muda menekan pertahanan Timnas Indonesia U-23 setelah skor berhasil disamakan. Sulit sekali kembali mencetak gol karena Korsel masih menekan.

Tidak ada tambahan gol sampai peluit akhir pertandingan dibunyikan. Laga dilanjut ke tambahan waktu.

Perpanjangan Waktu

Timnas Indonesia U-23 mencoba menekan sejak babak tambahan dimulai. Korsel merespons dengan membuat kuat lini pertahanan.

Korsel kesusahan menyerang kali ini. Kalah jumlah pemain membuat mereka susah bongkar pertahanan Timnas Indonesia U-23. Skor 2-2 tidak berubah sampai tambahan waktu babak pertama selesai.

Babak kedua tambahan waktu Timnas Indonesia U-23 tampil lebih berani. Hampir saja mencetak gol pada menit ke-109 andai tendangan Rizky Ridho tak melambung tinggi.

Timnas Indonesia U-23 benar-benar habis-habisan menyerang Korsel. Gawang Korsel dibuat ketar-ketir oleh Ramadhan Sananta Cs.

Tidak ada gol sampai perpanjangan waktu selesai. Lanjut adu penalti.

Adu Penalti

Penendang pertama Kim Min-woo berhasil bobol gawang Ernando Ari. Sananta sebagai eksekutor pertama Timnas Indonesia U-23 juga berhasil cetak gol.

Hee Lee-kang eksekutor kedua Korsel berhasil memasukkan bola. Arhan penendang kedua Timnas Indonesia U-23 juga bisa menjebol gawang Korsel.

Hwang Jae-won berhasil memasukkan bola sebagai eksekutor ketiga Korsel. Rafael Struick juga berhasil membuat skor menjadi 3-3.

Penendang keempat Korsel Paik Sang-hoon sukses memasukkan bola ke dalam gawang Ernando. Marselino juga sukses membuat skor menjadi 4-4.

Byeon Jun-soo penendang kelima Korsel juga berhasil cetak gol. Justin Hubner sebagai penendang kelima Timnas Indonesia U-23 gagal mencetak gol. Wasit memutuskan ulang karena kiper gerak terlebih dahulu.

Untungnya, setelah diulang Justin berhasil cetak gol sekaligus membuat skor menjadi 5-5. Ernando Ari pun sukses menepis tendangan keenam Korsel yang di eksekusi oleh Kang Sang-yoon.

Arkhan Fikri penendang keenam Timnas Indonesia U-23 juga gagal mencetak gol. Jeong Sang-bin penendang ketujuh sukses cetak gol.

Kelly Sroyer penendang ketujuh Timnas Indonesia U-23 dengan santai bisa memasukkan bola sekaligus melanjutkan adu penalti. Ridho dan penendang Korsel selanjutnya pun sukses memasukkan bola.

Cho Hyun-Taek penendang kedelapan Korsel berhasil cetak gol. Muhammad Ferarri pun sukses mengubah kedudukan menjadi 8-8.

Kiper Korsel pun menjadi penendang kesembilan sampai pada akhirnya bisa cetak gol. Nando pun yang menjadi penendang sukses cetak gol.

Penendang Korsel selanjutnya pun kembali berhasil cetak gol. Untungnya Sananta kembali berhasil cetak gol.

Hee Lee-kang gagal eksekutor selanjutnya Korsel berhasil cetak gol usai tendangannya ditepis Ernando. Pratama Arhan sukses cetak gol, Timnas Indonesia U-23 lolos ke semifinal.

Load More