Suara.com - Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster membeberkan alasan memasukkan Paulo Henrique pada menit ke-71 untuk menggantikan Wildan Ramadhani saat menang 2-1 lawan Persik Kediri pada pekan ke-34 BRI Liga 1 2023/2024.
"Memasukkan Paulo Henrique itu adalah sebuah strategi, karena saya perlu melakukan perubahan karena di sepertiga terakhir saya kurang senang, kami perlu melakukan perubahan," ucap Paul Munster saat konferensi pers usai pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu (28/4/2024) seperti dimuat Antara.
Menurut pelatih yang memiliki lisensi UEFA Pro tersebut, saat pertandingan yang dihadiri oleh 8.372 penonton itu, semua pemain sudah bermain bagus namun belum bisa mengambil kesempatan untuk mencetak gol.
BACA JUGA: Semifinal Piala Asia U-23 2024: Shin Tae-yong Sudah Kantongi Kekuatan Uzbekistan
"Saya belajar dengan menunggu kesempatannya, dan dia (Paulo Henrique) mengambil kesempatannya, kami mempelajari tipe pemain yang berbeda, semuanya sangat bagus ketika fisiknya tidak turun, mungkin memberikan waktu untuk memasukkan seluruh penyerang yang berdampak selama dua menit terakhir," ujarnya.
Namun, hal tersebut bukan hanya merubah taktik di lini depan namun juga dari sisi pemain yang lainnya pula.
"Jadi taktik ini bukan hanya soal strikernya saja, tapi juga taktik soal pemain lain. Kebanyakan ketika saya mengubah taktik, biasanya itu tergantung situasi. Apa yang terbaik untuk tim, bukan masing-masing individunya," kata pelatih asal Irlandia Utara tersebut.
Sementara itu, pemain Persebaya Wildan Ramdhani mengatakan sangat bersyukur bisa mencetak gol dan berhasil memenangkan pertandingan terakhir melawan Persik.
"Merasa bersyukur, tadi yang disampaikan oleh coach Paul bahwa kami sudah ditekankan untuk meraih tiga poin di akhir pertandingan ini dan Alhamdulillah berhasil mendapatkan tiga poin," ucapnya.
Selain itu, pemain kelahiran Bandung tersebut juga berterima kasih atas dukungan dari para suporter Bonek dan Bonita yang telah mendukung Persebaya hingga akhir.
"Terima kasih buat para suporter, dan hasil ini untuk semuanya," katanya.
Menurut catatan PT Liga Indonesia Baru (LIB), pada klasemen sementara, Persebaya naik ke peringkat 11 dengan total poin akhir 42. Sementara lawannya Persik Kediri tetap berada di peringkat 7 dengan poin akhir 48.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?