Suara.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster menjadikan laga pekan terakhir BRI Liga 1 2023/2024 melawan Persik Kediri sebagai bahan penilaian pemain yang layak lanjut pada musim 2024/2025.
"Ini adalah bagian dari para pemain yang bermain untuk musim depan. Mereka juga tahu terkait kontrak itu, jadi semuanya apa kata pemain pada saat berlaga," kata Paul Munster seperti dikutip Antara, Sabtu (27/4/2024).
Dia mengaku hanya bisa mempersiapkan pemain secara mental, fisik dan taktik serta memberikan informasi soal lawan.
"Jadi ketika pemain melewati garis putih (masuk lapangan), saya tidak bisa masuk dan membantu. Pemain harus melakukan yang terbaik yang mereka bisa," kata pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.
Namun, Munster percaya pemain-pemain asuhannya mematuhi skema yang telah disepakati bersama.
Dia juga beranggapan para pemain sudah memahami bahwa pertandingan melawan Persik harus tampil maksimal demi kebanggaan Persebaya.
"Kebanggaan untuk diri sendiri, keluarganya, untuk para pendukung, Bonek Bonita dan orang-orang Surabaya. Inilah yang saya maksud dengan bermain untuk kebanggaan," kata eks pelatih Bhayangkara FC itu.
Persebaya akan menjamu Persik di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya pada pertandingan pekan terakhir Liga 1 2023/2024 yang dimainkan Minggu (28/4/2024) sore ini pukul 15:00 WIB.
Baca Juga: Statistik Miris Persebaya di BRI Liga 1: Miskin Gol, Rajin Dapat Kartu Merah, Mandek di Papan Tengah
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya
-
Deretan Skor Terbesar Persib vs Persebaya: 8 Tahun Lalu di Wayan Dipta Bajul Ijo Gilas Maung
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi