Suara.com - Strategi PSSI untuk meningkatkan performa Timnas Indonesia dengan mengikutsertakan pemain naturalisasi masih terus berlanjut. Erick Thohir, sebagai Ketua PSSI, telah mengonfirmasi bahwa proses naturalisasi sedang berlangsung untuk dua pemain baru, yang salah satunya adalah Calvin Verdonk serta Jens Raven.
Jens Raven, yang lahir di Belanda pada tanggal 12 Oktober 2005, menjadi topik hangat karena usianya yang baru 18 tahun dan tinggi badannya mencapai 188 cm, sedikit lebih tinggi dari Rafael Struick, seorang penyerang naturalisasi lainnya di Timnas Indonesia.
Asal-usul Jens Raven terkait dengan Indonesia melalui neneknya yang berasal dari Yogyakarta. Saat ini, ia menunjukkan bakatnya sebagai striker di tim Dordrecht U-21 dalam Liga U-21 Belanda, dengan catatan enam gol dari 19 laga.
BACA JUGA: Borussia Dortmund vs PSG, Luis Enrique Sesumbar Sebut Skuatnya Favorit Juara Liga Champions
Ada kemungkinan Jens Raven akan dipilih untuk memperkuat skuad U-20 Indonesia di Piala Dunia U-20 2025 yang akan diadakan di Chile, dengan syarat ia memenuhi kriteria usia yang telah ditetapkan.
Sebagai striker, Jens Raven kini menjadi bagian dari FC Dordrecht U-21 di Eredivisie U-21. Menurut data dari Transfermarkt, ia telah mencetak 6 gol dalam 19 pertandingan musim ini.
Belum ada penilaian resmi mengenai nilai pasar Jens Raven karena ia masih bermain di tingkat U-21. Gaya permainannya yang merupakan defensive forward membuatnya unik, dengan kemampuan bertahan dan menyerang yang seimbang.
BACA JUGA: Link Nonton dan Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia vs Irak di Perebutan Juara 3 Piala Asia U-23
Jens Raven juga dikenal memiliki keahlian dalam melakukan dribbling yang efektif berkat keseimbangan dan kecepatannya.
Baca Juga: Link Nonton dan Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia vs Irak di Perebutan Juara 3 Piala Asia U-23
Karakteristik permainan Jens Raven sering dibandingkan dengan Christian Gonzales, yang merupakan salah satu striker naturalisasi terbaik di Liga Indonesia.
Di sisi lain, Erick Thohir juga menekankan bahwa pilihan striker naturalisasi selanjutnya untuk Timnas Indonesia bukan Ole Romeny, dan identitas pemain lainnya masih dirahasiakan, seperti yang dilaporkan pada tanggal 8 April 2024.
PSSI saat ini tengah menyelesaikan proses naturalisasi dua pemain keturunan, dengan Calvin Verdonk, yang bermain sebagai bek sayap di NEC Nijmegen, sudah terungkap, meski Erick Thohir masih belum secara terbuka mengonfirmasi hal tersebut.
Dengan proses Calvin Verdonk yang sudah terbuka, spekulasi mengerucut kepada Jens Raven, yang saat ini bermain sebagai striker di Dordrecht U-21 di liga U-21 Belanda.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Hampir 2 Tahun Pemerintah, Prabowo Sadar Belum Semua Persoalan dan Janji Terselesaikan
-
Transjakarta Mau Kelola Angkutan ke Kepulauan Seribu, DPRD Ajukan 4 Syarat
-
Prabowo Klaim Indonesia Tak Lagi Impor Solar, Devisa Rp170 Triliun Bisa Dihemat
-
Kisah Bli Nyoman 'Don Rare': Pulang Kampung Mengubah Garam Desa Les Jadi Emas Pariwisata
-
Bukan Lomba, Ribuan Warga Jogja Bersih-bersih Kali Code Sembari Mural untuk Rayakan HUT RI ke-81
-
Diduga Terserang Virus, Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
-
Ketua DPD Puji Kinerja Prabowo-Gibran, Disebut Kompak dan Saling Melengkapi
-
Ulasan Red Swan: Kisah Kehidupan Elite yang Dibangun dari Perebutan Kuasa
-
Sidang Tahunan MPR: Dukungan Terhadap Palestina Adalah Mandat Konstitusi, Bukan Soal Agama
-
Prabowo Klaim Swasembada Pangan Tercapai dalam Setahun, Target 4 Tahun Dipangkas