Suara.com - Pelatih timnas Uzbekistan U-23 Timur Kapadze tetap optimistis timnya keluar sebagai juara Piala Asia U-23 2024 meskipun pada laga final melawan Jepang tak diperkuat tiga pilar penting di Stadion Jassim bin Hamad, Doha, pada Jumat (3/5/2/2024) malam WIB.
Uzbekistan dipastikan tidak akan diperkuat Abdukodir Khusanov, Hojimat Erkinov, dan Abbosbek Fayzullaev di final. Tiga pemain yang berkarier di luar negeri itu saat ini telah kembali ke klubnya masing-masing.
Khusanov kembali ke klub Prancis RC Lens, sementara Erkinov ke klub Uni Emirat Arab Al-Wahda FC, dan Fayzullaev ke klub Rusia CSKA Moscow.
Dalam laman AFC seperti dimuat Antara, Jumat, Kapadze berkata, "Ya, para pemain itu sudah kembali ke klubnya dan mereka memberi kami kekuatan ekstra tapi kami punya pemain lain yang siap bermain besok".
"Saya kira itu bukan masalah besar. Kami akan melakukan yang terbaik untuk mencapai misi kami."
Perihal kekuatan Jepang yang diasuh pelatih Go Oiwa, Kapadze mengaku sudah familiar karena pernah bertemu pada semifinal Piala Asia U-23 edisi 2022 ketika negaranya menjadi tuan rumah.
Saat itu, bermain di hadapan pendukung sendiri, Kapadze mengantarkan Uzbekistan ke final setelah mengalahkan Jepang 2-0 melalui gol Jasurbek Jaloliddinov dan Khuisain Norchaev, dua pemain yang juga masih ada dalam skuad Uzbekistan edisi tahun ini.
"Kami tahu Jepang dan Jepang juga tahu kami, jadi kami telah menganalisis permainan mereka dan masing-masing tim akan bersiap untuk final. Kami menghadapi pertandingan yang sulit dan menarik dan kami akan melihat bagaimana kami bermain setelah kami merencanakan final," kata dia.
Sementara itu, pencetak gol dalam semifinal melawan Jepang dua tahun lalu, Jaloliddinov, pada laga nanti ingin meneruskan "kenangan indah" tersebut pada laga final nanti.
"Dua tahun lalu kami bermain melawan Jepang dan itu merupakan kenangan indah bagi kami, namun kami menghormati mereka," kata pemain yang sudah mencetak satu gol dan dua asis dalam Piala Asia U-23 tahun ini itu.
"Mereka punya tim yang kuat dan besar, mereka juga punya strategi bagus, itulah mengapa besok kami akan menjalani pertandingan yang sangat bagus," imbuhnya.
Jika menang, Uzbekistan yang sudah mengantongi satu gelar juara pada edisi 2018 ketika mengalahkan Vietnam dalam final, akan menjadi negara pertama yang dua kali menjuarai Piala Asia U-23.
Saat ini, perjalanan tim Asia Tengah itu dalam Piala Asia U-23 2024 sangat sempurna karena memenangi lima laga dengan mencetak 14 gol dan belum kebobolan satu gol pun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara