Suara.com - Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Timnas Guinea U-23 pada play-off Olimpiade Paris 2024. Diprediksi ini akan menjadi pertandingan berat karena mayoritas pemain Guinea bermain di Eropa.
Timnas Indonesia harus memainkan play-off setelah gagal meraih posisi tiga besar di Piala Asia U-23 2024, setelah menempati peringkat ke-4 usai kalah dari Irak 1-2.
Sementara Guinea, berada di peringkat ke-76 dalam peringkat FIFA untuk level senior, memiliki beberapa pemain top seperti Mouctar Diakhaby, Naby Keita, Serhou Guirassy, dan Ilaix Moriba.
Mayoritas pemain Guinea U-23 juga bermain di Eropa, dan beberapa di antaranya mungkin akan menjadi ancaman bagi Timnas Indonesia U-23 di laga yang dimainkan pada 9 Mei mendatang
1. Amadou Keita
Keita, rekan satu tim Shayne Pattynama di KAS Eupen, tampil reguler pada musim 2023/2024, dengan 27 penampilan di Liga Belgia.
Meskipun mendapat panggilan dari Timnas Guinea senior pada November 2023, Keita belum debut. Namun, dia kemungkinan akan menggantikan peran kapten tim, Ibrahima Fofana, yang cedera.
2. Algassime Bah
Baca Juga: Pengakuan Maarten Paes ke FC Dallas Soal Alasan Personalnya Bela Timnas Indonesia: Mulia Banget!
Bah sekarang bermain untuk klub Yunani, Olympiacos.
Meskipun lebih sering tampil di Olympiacos B, dia telah membuat debut di tim utama.
Bahkan, dia termasuk dalam skuad untuk pertandingan Liga Europa 2023/2024.
3. Aguibou Camara
Camara tampil reguler di klub asal Yunani, Atromitos. Ia telah berpartisipasi dalam 21 pertandingan musim reguler dan play-off.
Dia juga bermain secara reguler untuk Timnas Guinea, dengan 29 caps dan menyumbangkan lima gol.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan