Suara.com - Bukan cuma lawan kuat, tapi juga sejarah membuat langkah Timnas Indonesia U-23 semakin berat di playoff Olimpiade 2024.
Timnas Indonesia U-23 asuhan Shin Tae-yong harus menghadapi Guinea di playoff Olimpiade 2024 pada Kamis (9/5/2024) malam WIB.
Secara peta kekuatan, Guinea berada di atas Timnas Indonesia U-23. Bukan cuma itu, sejarah juga membuat makin sulit terlihat peluang Indonesia.
Pasalnya dalam sejarah playoff Olimpiade, belum pernah ada wakil Asia yang berhasil menang hingga akhirnya lolos lewat jalur ini.
Baca Juga: Pelatih Guinea Kantongi Cara Kalahkan Timnas Indonesia U-23, STY Harus Waspada
Oman tercatat sebagai negara Asia pertama yang mengikuti playoff Olimpiade pada 2012 dengan menghadapi wakil Afrika saat itu Senegal.
Saat itu Senegal menempati peringkat keempat di kompetisi Piala Afrika U-23 2011. Senegal kalah dari Gabon di semifinal dan ditaklukkan Mesir di perebutan tempat ketiga.
Sementara Oman berhasil menempati peringkat satu dalam kualifikasi Olimpiade 2012 zona Asia.
Pertandingan antara Oman melawan Senegal di playoff Olimpiade 2012 berlangsung pada 23 April 2012 di Stadion City of Coventry.
Baca Juga: Alfeandra Dewangga Blak-blakan Usai Jalani Penerbangan Panjang Semarang-Paris: Capek Banget!
Baca Juga: Beda Jauh dengan Qatar, Ini Suhu Udara di Paris Saat Timnas Indonesia U-23 vs Guinea
Senegal U-23 saat itu diperkuat banyak pemain-pemain muda potensial yang saat ini menjadi bintang sepak bola dunia.
Salah satu pemain tersebut adalah Sadio Mane. Senegal yang dipimpin oleh legenda timnas mereka, Aliou Cisse, berhasil mengalahkan Oman 2-0.
Kendati sejarah tidak berpihak kepada wakil Asia di playoff Olimpiade, bukan berarti peluang Timnas Indonesia U-23 tertutup rapat.
Jika mampu mengalahkan Guinea, Indonesia tidak hanya mencatatkan sejarah bermain lagi di Olimpiade tetapi juga menjadi wakil Asia pertama yang menang di playoff Olimpiade.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Alfeandra Dewangga Blak-blakan Usai Jalani Penerbangan Panjang Semarang-Paris: Capek Banget!
-
Pelatih Guinea Kantongi Cara Kalahkan Timnas Indonesia U-23, STY Harus Waspada
-
Beda Jauh dengan Qatar, Ini Suhu Udara di Paris Saat Timnas Indonesia U-23 vs Guinea
-
Menang Lawan Guinea adalah Harga Mati jika Penggawa Timnas U-23 Tak Ingin Segera Pensiun
-
STY Jamin Pemain Ini Bergabung, Lini Belakang Timnas Indonesia U-23 Tambah Kuat untuk Lawan Guinea
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera