Suara.com - FIFA menugaskan total 89 ofisial pertandingan untuk sepak bola Olimpiade Paris 2024, termasuk wasit kontroversial asal Thailand Sivakorn Pu-udom.
Dari jumlah tersebut, terdapat 21 wasit utama, 42 asisten wasit, 20 wasit VAR, dan enam support, di mana Sivakorn Pu-udom bertindak sebagai wasit VAR.
Beredar narasi di media sosial bahwa Sivakorn Pu-udom akan menjadi wasit VAR dalam play-off antara Timnas Indonesia U-23 dan Guinea U-23, yang akan menentukan satu tiket ke Olimpiade Paris. Namun hal itu belum bisa dipastikan.
Pertandingan tersebut akan berlangsung di INF Clairefontaine, Clairefontaine-en-Yvelines, Prancis, pada Kamis (9/5/2024).
FIFA Belum Memberikan Dia Tugas
FIFA belum menetapkan ofisial pertandingan untuk play-off Olimpiade Paris, termasuk wasit, asisten wasit, wasit VAR, dan asisten VAR.
Namun, netizen sudah gempar dengan isu bahwa Sivakorn Pu-udom akan menjadi wasit VAR dalam pertandingan antara Timnas Indonesia U-23 dan Guinea U-23.
Sivakorn Pu-udom sebelumnya telah tiga kali menjadi wasit VAR dan asisten VAR saat Timnas Indonesia U-23 bertanding di Piala Asia U-23 2024 Qatar.
Jadi Sorotan di Laga Timnas Indonesia U-23
Sejak 2013, Sivakorn Pu-udom telah menjadi wasit FIFA dan memiliki pengalaman luas memimpin berbagai turnamen sepak bola internasional.
Belum lama ini, Sivakorn Pu-udom memainkan peran sebagai wasit VAR saat Timnas Indonesia U-23 mengalami kekalahan di tiga pertandingan di Piala Asia U-23 2024. Yaitu kalah 0-2 dari Timnas Qatar U-23 di penyisihan grup, 0-2 dari Timnas Uzbekistan U-23 di semifinal, dan 1-2 dari Timnas Irak U-23 di perebutan tempat ketiga.
Bersama wasit utama, wasit berusia 36 tahun itu menjadi sorotan karena dianggap merugikan Timnas Indonesia U-23.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Jika Timnas Indonesia U-23 Tak Diperkuat Hubner dan Elkan Baggott, Formasi 5 Bek Bisa Ditempuh! Begini Utak-atiknya
-
Wakil Asia Tak Pernah Menang di Playoff Olimpiade, Indonesia Bakal Cetak Sejarah?
-
Tiba di Prancis, Alfeandra Dewangga Siap All Out Bersama Timnas Indonesia U-23
-
Pelatih Guinea Kantongi Cara Kalahkan Timnas Indonesia U-23, STY Harus Waspada
-
Beda Jauh dengan Qatar, Ini Suhu Udara di Paris Saat Timnas Indonesia U-23 vs Guinea
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Misi Mauricio Souza: Jadikan Eksel Runtukahu Striker Komplet Persija
-
Joey Pelupessy dan Ragnar Oratmangoen Berpotensi Saling Menghancurkan di Belgia
-
Mauricio Souza Girang 4 Pemainnya Dipanggil John Herdman, Siapa Saja?
-
Pelatih Persija Jakarta Sudah Pasrah Soal Gelar Juara Super League 2025/2026
-
Kemungkinan Disalip Borneo FC di Depan Mata, Bojan Hodak Soroti Mandulnya Lini Depan
-
Liga Champions: Vincent Kompany Yakin Bayern Munchen Bisa Jegal PSG
-
Adu Ranking FIFA Timnas Indonesia vs Oman Jelang Uji Coba Juni
-
Kiper Sassuolo: Ada Jay Idzes, Pertahanan Jadi Aman
-
Mauricio Souza Bangga 4 Pemain Persija Dipanggil Timnas Indonesia, Soroti Eksel Runtukahu
-
3 Syarat Nathan Tjoe-A-On ke Eredivisie, Willem II Harus Lewati 3 Rintangan