Suara.com - Luis Enrique, pelatih dari Paris Saint-Germain (PSG), menyatakan bahwa keberuntungan tidak berpihak kepada timnya setelah mereka tersingkir oleh Borussia Dortmund di semifinal Liga Champions, yang berlangsung dini hari waktu Indonesia Barat.
Menurut sumber resmi UEFA, Enrique mengungkapkan bahwa meskipun PSG telah berusaha keras untuk memenangkan pertandingan, semua usaha tersebut tidak berhasil membuahkan kemenangan.
"Sejujurnya, saya pikir kami pantas memenangkan pertandingan ini. Kami menciptakan 31 tembakan, membentur tiang gawang sebanyak empat kali. Dalam dua pertandingan, kami membentur tiang gawang sebanyak enam kali namun tidak mencetak gol," ungkap Enrique.
BACA JUGA: Borussia Dortmund Melaju ke Final Liga Champions Usai Singkirkan PSG
"Sepak bola terkadang sangat tidak adil. Selamat untuk Dortmund. Mereka adalah tim yang hebat. Saya berharap mereka bisa pergi dan memenangkan final," sambungnya.
Diketahui PSG disingkirkan oleh Dortmund dengan agregat 0-2 setelah pada masing-masing leg, Kylian Mbappe serta kolega menelan kekalahan dengan skor 0-1.
Pada leg kedua di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu dini hari WIB, PSG telah banyak melakukan upaya untuk mencetak gol, namun pada akhirnya The Yellow Submarine yang menjadi pemenang berkat gol semata wayang Mats Hummels.
BACA JUGA: Karung Uang Berjalan, Julukan Baru Do Duy Manh Pemain Vietnam yang Sebut Timnas Indonesia Rasa Belanda
Meski harus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions pada babak semifinal, Enrique mengatakan dirinya tetap bangga dengan perjuangan anak-anak asuhnya.
"Saya senang dengan apa yang saya lihat dari tim saya. Semangat yang nyata. Sebuah tim yang memberikan segalanya. Para pendukung juga luar biasa," jelas Enrique.
"Saya berharap kita memiliki kebersamaan ini ke depannya. Pemain yang berkeringat demi seragamnya. Saya ulangi, kami harus mengucapkan selamat kepada tim yang lolos ke final," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia