Suara.com - Elkan Baggott adalah seorang pemain sepak bola profesional Indonesia yang punya darah keturunan Inggris. Saat ini ia membela klub asal Inggris, Ipswich Town dan jadi bagian dari Timnas Indonesia.
Biodata dan Latar Belakang Elkan Baggott
Elkan Baggott lahir di Bangkok, Thailand, pada 23 Oktober 2002. Kendati lahir di Bangkok, ia punya orang tua Inggris dan Indonesia.
Ibunya asli Indonesia dan masa kecilnya sempat dihabiskan di Indonesia sebelum akhirnya keluarga Elkan memutuskan pindah ke Inggris pada 2011.
Elkan bersekolah di British International School di Jakarta dan sempat bergabung dengan akademi Soccer Schools International (SSI) di Jakarta.
Sampai akhirnya pada 2016 Elkan berhasil bergabung dengan tim junior Ipswich Town. Ia mendapat beasiswa selama dua tahun. Selama satu tahun berkarier dengan tim junior, Elkan kerap menampilkan performa yang bagus.
Karier Elkan Baggott
Setelah empat tahun di tim junior, Elkan promosi ke tim utama Ipswich Town pada 2020. Pada 2021, ia mendapat kontrak profesional pertamanya dari Ipswich Town dengan durasi dua setengah musim.
Elkan Baggott menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di kompetisi profesional Inggris usai dimainkan Ipswich Town melawan Rotherham United di laga League One atau Divisi ketiga Inggris.
Potensi yang dimiliki oleh Elkan Baggott membuatnya diganjar perpanjangan kontrak selama tiga tahun yang membuatnya setidaknya bakal ada di Ipswich Town sampai 2026.
Namun tidak mudah buat Elkan Baggott mendapat tempat utama di klub tersebut. Ia kerap dipinjamkan ke beberapa klub di divisi bawah.
Baggott sempat dipinjamkan ke King’s Lynn Town, Gillingham, Cheltenham Town, hingga terakhir dipinjamkan ke Bristol Rovers demi mendapat menit bermain.
Karier di Tim Nasional Indonesia
Elkan Baggott bukan pemain naturalisasi, ia memilih WNI saat usianya 18 tahun. Ia pun langsung jadi andalan Shin Tae-yong di berbagai level Timnas Indonesia.
Ia melakukan debut dalam laga persahabatan melawan Afghanistan pada November 2021. Elkan kembali mencuri perhatian dengan performanya yang meningkat.
Berita Terkait
-
Sebut Pemain Lokal Terlalu Diam, Shin Tae-yong Jadikan Nathan Tjoe-A-On Panutan dalam Mengkritik Performa Tim
-
Pisah dengan SC Heerenveen, Thom Haye Berambisi Main di Luar Belanda, Gabung Como 1907?
-
Timnas Indonesia vs Irak: Singa Mesopotamia Panggil 5 Wajah Baru
-
Shin Tae-yong Ubah Timnas Indonesia Jadi Petarung seperti Korea Selatan
-
Elkan Baggott Lakukan Hal Tak Biasa di Maladewa, Trauma dengan Netizen?
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman