Suara.com - PSSI mengumumkan daftar pemain yang dipanggil untuk mengikuti FIFA Match Day Juni 2024, yakni dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Irak dan Filipina.
Timnas Indonesia akan menjamu Irak pada pertandingan Grup F putaran kedua kualifikasi Piala Dunia pada 6 Juni di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan selanjutnya menjamu Filipina di lokasi yang sama pada 11 Juni mendatang.Untuk kedua pertandingan tersebut, PSSI dan pelatih Shin Tae-yong memanggil total 22 pemain. Dari ke-22 pemain tersebut, terdapat beberapa pemain yang merumput di luar negeri seperti Jordi Amat, Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-on, dan Ragnar Oratmangoen.
Sejumlah pemain yang baru saja membela timnas U-23 di Piala Asia U-23 dan playoff antar konfederasi memperebutkan tiket Olimpiade Paris 2024 seperti Ernando Ari, Rizky Ridho, dan Muhammad Ferarri juga kembali dipanggil.
Meski demikian salah satu pemain muda yang telah beberapa kali membela timnas, Elkan Baggott, kali ini tidak dipanggil oleh pelatih Shin Tae-yong.
Indonesia saat ini menghuni posisi kedua di klasemen sementara Grup F dengan koleksi tujuh poin, tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen Irak. Irak sudah dipastikan akan lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia.Seandainya mampu menang atas Irak pada 6 Juni mendatang, Indonesia akan lolos ke putaran ketiga kualifikasi. Sebab pesaing terdekat, yakni Vietnam dengan tiga poin akan tetap tertinggal dalam persaingan perebutan poin oleh tim Garuda.
Sedangkan jika gagal mengamankan tiket ke putaran ketiga saat melawan Irak, Indonesia masih memiliki kesempatan kedua saat menjamu Filipina. Seandainya mampu menang atas Filipina, Indonesia dipastikan akan mengamankan posisi kedua di klasemen akhir sekaligus lolos ke putaran selanjutnya.
Daftar pemain untuk FIFA Match Day Juni:
1. Ernando Ari (Persebaya Surabaya)
2. Muhammad Adi Satryo (PSIS Semarang)
3. Jordi Amat (Johor Darul Ta’zim/Malaysia)
4. Justin Hubner (Cerezo Osaka/Jepang)
5. Rizky Ridho (Persija Jakarta)
6. Muhammad Ferarri (Persija Jakarta)
7. Jay Idzes (Venezia/Italia)
8. Pratama Arhan (Suwon FC/Korea Selatan)
9. Shayne Pattynama (KAS Eupen/Belgia)
Berita Terkait
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
-
Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard