Suara.com - Timnas Indonesia akan menghadapi laga uji coba melawan Tanzania di Stadion Madya, Jakarta, Minggu pukul 16.00 WIB. Laga sore nanti sebagai rangkaian persiapan timnas untuk menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Irak (6/6) dan Filipina (11/6).
Jelang lawan Tanzania, pelatih Shin Tae-yong menjelaskan bahwa pertandingan uji coba tersebut bukanlah pertandingan yang berpengaruh dengan peringkat FIFA karena tidak ada penghitungan poin.
Pada laga nanti, kedua tim juga diperbolehkan untuk melakukan enam pergantian pemain dikarenakan pertandingan uji coba memang dikhususkan memberikan menit bermain agar kondisi fisik para pemain kembali di level pertandingan.
"Untuk poin FIFA, wartawan mungkin salah paham atau tidak tahu. Kita sudah sepakat dengan Tanzania bahwa ini memang pertandingan tier 1, tapi kita akan lakukan pergantian lebih dari enam pemain. Jadi, ini masuknya bukan pertandingan resmi, tapi pertandingan latihan, jadi tidak ada poin," jelas Shin Tae-yong.
Sementara itu, pelatih Tanzania, Hemed Sulaiman menilai tim nasional Indonesia merupakan tim yang mempunyai prospek bagus.
"Tentang pertandingan, kami punya atmosfer yang bagus. Kami bersiap-siap dengan baik. Saya tidak tahu banyak tentang timnas Indonesia," kata Hemed Sulaiman.
Tanzania terbilang lawan yang cukup alot bagi Timnas Indonesia jika merujuk pada rangking FIFA. Tanzania di rangking FIFA berada di peringkat ke-119 dunia, sedangkan Indonesia ada di posisi 134 dunia.
Ada sejumlah fakta soal sepak bola Tanzania yang jarang orang tahu, apa saja itu? Berikut ulasannya:
Julukan Timnas Tanzania
Baca Juga: Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia Era Fakhri Husaini, Tanzania Ingin Balas Dendam
Tim nasional Tanzania memiliki julukan Taifa Stars. Julukan ini diambil dari nama faksi Muslim di Semenanjung Iberia yang pernah berkuasa di Tanzania.
Namun dari sumber lain disebutkan bahwa Taifa menurut masyarakat Tanzania ialah cara pikir intelektual Afrika yang mencakup sosial, ekonomi dan hukum di masyarakat.
Taifa bagi masyarakat Tanzania dan sepak bola mereka adalah bagaimana menunjukkan kebanggaan mereka sebagai bangsa di Afrika untuk bisa berdiri sejajar dengan negara lain di dunia.
Prestasi Timnas Tanzania
Mirip-mirip dengan Timnas Indonesia, Tanzania setelah meraih kejayaan di era 80-an, sangat susah untuk kembali bangkit di panggung sepak bola dunia.
Kerap menjadi bulan-bulanan tim Afrika lainnya, Taifa Stars mulai bangkit di era 2000-an. Pada babak kualitikasi Piala Afrika 2008, mereka mampu mengalahkan tim kuat Burkina Faso dan pada 2010 meraih gelar Piala CECAFA.
Berita Terkait
-
Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia Era Fakhri Husaini, Tanzania Ingin Balas Dendam
-
3 Alasan Mengapa Timnas Indonesia Bakal Menangi Duel Kontra Tanzania, Sudah Bisa Menebak?
-
3 Alasan Timnas Indonesia Tidak Membutuhkan Emil Audero, Tak Ada Jiwa Nasionalis
-
Jordi Amat Tersedia untuk Timnas Indonesia Lawan Tanzania, Calvin Verdonk Belum
-
Diremehkan Emil Audero, 3 Manfaat Menjadi WNI dan Membela Timnas Indonesia
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
Terkini
-
GBK Sepi saat Persija Hajar Persis, Mauricio Souza Soroti The Jakmania
-
3 Bulan Nganggur, Steven Gerrard Dibidik Klub Championship
-
Marcos Santos Racik Taktik Baru, Arema FC Pede Hadapi Persebaya
-
Persis Solo Kena Bantai di GBK, Milomir Seslija Akui Kehebatan Persija
-
Persebaya Surabaya Godok Taktik Kalahkan Arema FC di Tengah Kelelahan
-
Semifinal Liga Champions: Enrique Sesumbar Sebut PSG Lebih Baik dari Bayern Munich
-
Bukan Snapdragon, Ini Alasan Mulia MU Ganti Sponsor Lawan Brentford
-
MU Bungkam Brentford dan Jauhi Kejaran Rival, Carrick: Tak Perlu Dirayakan
-
Dikepung Lawan Berat, Milomir Seslija Ogah Grusa-grusu Bawa Persis Solo Hindari Degradasi
-
Setelah Ole Romeny, 2 Bintang Timnas Indonesia Ini Juga Terancam Degradasi