Suara.com - Toni Kroos mengatakan bahwa menjuarai Liga Champions 2023/2024 menjadi akhir yang sempurna untuk mengakhiri kariernya sebagai pemain Real Madrid.
Laga final Liga Champions 2023/24 pada Minggu menjadi pertandingan terakhir Kroos sebagai punggawa Real Madrid sebelum dia pensiun usai membela timnas Jerman di Euro 2024 nanti.
"Ini adalah akhir yang sempurna, akhir yang selalu saya impikan. Saya sungguh-sungguh berterima kasih kepada kalian semua," kata gelandang berusia 34 tahun tersebut usai pertandingan yang dilansir Fabrizio Romano seperti dimuat Antara.
Kroos bermain sebagai starter oleh Carlo Ancelotti di pertandingan final kali ini. Dia berkontribusi menyumbangkan satu assist sehingga Real Madrid menang 2-0 atas Borussia Dortmund.
Kroos menyebut bahwa dia sangat bersyukur bisa menghabiskan satu dekade bersama Real Madrid dan mengakhiri karier bersama Los Blancos.
"Apa yang saya alami selama 10 tahun di klub ini tidak akan pernah saya lupakan. Mungkin suatu saat saya akan merindukan momen-momen seperti ini," sambung Kroos.
"Saya mengambil keputusan untuk pensiun karena saya ingin menjalani kehidupan yang berbeda. Saya tentu akan merindukan bermain untuk Real Madrid, namun saya ingin pergi dengan cara seperti ini dan saya sangat senang bisa mewujudkan itu."
Kroos juga memberikan apresiasi kepada rekan-rekan setimnya yang bekerja keras untuk bisa menang di laga ini, karena Dortmund benar-benar tampil baik di babak pertama.
"Kami ingin memenangkan pertandingan ini dan kami mempersiapkan pertandingan ini dengan sebaik mungkin. Namun, memang tadi penampilan kami di babak pertama tidak bagus," lanjut Kroos.
Setelah partai final ini, Kroos akan bergabung dengan rekan-rekannya di timnas Jerman untuk persiapan Euro 2024.
Tony Kroos akan mencoba membantu negaranya untuk memenangkan kompetisi itu sebelum akhirnya gantung sepatu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey