Suara.com - Ketua Umun PSSI, Erick Thohir memastikan jadwal musim baru Liga 1 nanti akan memberi kelonggaran untuk persiapan Timnas Indonesia di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Erick Thohir mengungkapkan bahwa telah mengkomunikasikan dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga Indonesia, untuk memberikan waktu jeda agar Timnas Indonesia nantinya mampunyai persiapan tiga atau empat hari jelang bertanding di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
"Saya sudah minta Liga (PT LIB) untuk FIFA Matchday (September 2024) selama tiga atau empat hari (jeda) untuk timnas bisa berkumpul. Tidak langsung, istilahnya satu dua hari berkumpul langsung tanding karena kelasnya lebih tinggi," kata Erick Thohir dikutip dari Antara, Rabu (12/6/2024).
"Ini Liga menyanggupi dan kita sekarang menyusun jadwal yang tepat bersama. Karena ini kan di 2025 masih ada agenda pertandingan internasional untuk timnas di bulan Maret dan Juni untuk empat pertandingan sisanya di tahun ini," jelasnya.
Sebelumnya, tim Garuda mengamankan tiket ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, setelah menang 2-0 atas tamunya, Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (11/6/2024) malam.
Timnas Indonesia menduduki posisi kedua di klasemen akhir Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua dengan koleksi 10 poin.
Di putaran ketiga nantinya, Marselino Ferdinan dan kawan-kawan akan bersaing dengan 17 negara kuat lainnya, untuk memperebutkan enam tempat lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 yang akan dimainkan pertama kalinya di tiga negara, yaitu di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sebanyak 18 tim di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan dibagi tiga grup yang diisi enam tim, dengan dua tim teratas dari setiap grup otomatis lolos ke putaran final Piala Dunia dua tahun mendatang.
Baca Juga: Timnas Indonesia Tembus Babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Patahkan Rekor 1958 dan 1986
Tag
Berita Terkait
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Hasil Uji Coba: Timnas Indonesia U-17 Kembali Ditekuk China
-
Siapa Pemain Timnas Indonesia yang Dituding Pelaku Kekerasan? Netizen Duga Main di Klub Ini
-
Seberapa Besar Peluang Elkan Baggott Main di BRI Super League, Bela Persib atau Persija?
-
3 Pemain Liga Indonesia yang Viral karena Dugaan Kekerasan terhadap Perempuan
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Persib Bandung Diberondong Tiga Gol Ratchaburi FC, Apa yang Terjadi?
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas! David Alaba Frustasi dengan Kebijakan Arbeloa