Suara.com - Berikut tiga negara dengan ranking FIFA terendah yang berhasil lolos putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di mana salah satunya adalah Timnas Indonesia.
Sebagaimana diketahui, putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia telah berakhir per Rabu (12/6) dini hari WIB.
Total 18 dari 36 negara yang bertarung di putaran kedua telah memastikan satu tempat di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Di putaran ketiga ini, AFC selaku penyelenggara akan membagi 18 negara yang lolos ke dalam tiga grup. Nantinya, masing-masing grup akan berisikan enam negara.
Guna membagi 18 negara ke dalam tiga grup tersebut, AFC telah membagi 18 negara itu ke dalam enam pot sesuai ranking FIFA masing-masing negara.
Usai dibagi ke dalam enam pot, AFC baru akan menggelar Drawing untuk pembagian grup putaran ketiga. Rencananya, Drawing tersebut akan digelar pada 27 Juni 2024 mendatang.
Mengingat pembagian pot untuk Drawing putaran ketiga berdasarkan ranking masing-masing negara, menarik untuk melihat tiga negara yang punya ranking FIFA terendah dan lolos ke babak ini.
Kira-kira, negara mana saja yang punya ranking FIFA terendah dan berhasil melangkah ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia? Berikut daftarnya.
3. Kuwait (139)
Baca Juga: Pesan Nyeleneh Klub Maarten Paes Ikut Rayakan Kelolosan Timnas Indonesia
Kuwait menjadi negara dengan ranking FIFA terendah yang lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Berdasarkan ranking per April 2024, mereka berada di peringkat ke-139.
Meski begitu, Kuwait kabarnya akan naik ke peringkat ke-137 usai mendapat tambahan 12,96 poin di laga terakhir putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kuwait sendiri berhasil lolos ke putaran ketiga dengan status Runner Up grup A di belakang Qatar dengan mengoleksi tujuh poin.
2. Timnas Indonesia (134)
Timnas Indonesia menjadi negara dengan ranking FIFA terendah kedua di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ini. Saat ini, skuad Garuda berada di peringkat ke-134.
Ranking Timnas Indonesia tak mengalami perubahan sama sekali setelah tumbang dari Irak dan berhasil meraih kemenangan atas Filipina di dua laga terakhir putaran kedua.
Berita Terkait
-
Pesan Nyeleneh Klub Maarten Paes Ikut Rayakan Kelolosan Timnas Indonesia
-
Tak Seapes Anang, Nasib Penyanyi Ini saat Kejutkan Fans Timnas di GBK Lebih Mujur
-
Bikin Kuping Pedas! Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lolos Dibantu Wasit
-
Jadwal Drawing Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Detik-detik Bung Towel Dilempar Botol saat Nobar Timnas Indonesia, Reaksi Publik Terbelah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Tidak Boleh Anggap Remeh Vietnam
-
Kata Petinggi Persib Usai Jadwal Pertandingan di Super League Ditunda
-
Ini Hasil Pertemuan I.League dan John Herdman
-
Teman Jay Idzes di Sassuolo Curhat: Kami Kesulitan
-
Alasan Arema FC Gerak Cepat Hadirkan Dua Pemain Persija
-
Shayne Pattynama Mendadak Naik Mobil Anti Peluru di Dekat BSD Tangerang, Ada Apa?
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu tentang Jay Idzes? Uji Pengetahuanmu di Sini
-
Fabio Grosso Angkat Topi, Aksi Jay Idzes Jadi Penentu Kemenangan Sassuolo
-
Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam, Hector Souto Tebar Ancaman!
-
Kerja Terus! John Herdman Kini Geruduk Operator Super League, Ini Alasannya